Diduga Akibat Korsleting Charger HP, Rumah Warga di Gantar Hangus Terbakar

Indramayu6151 Dilihat
INDRAMAYU, medianasional.id – Diduga akibat korsleting listrik dari pengisi daya telepon seluler (charger HP) yang masih tertancap, sebuah rumah tinggal di Blok Pasar RT 06/RW 02 Desa Sanca, Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu, luluh lantak dilalap si jago merah pada Rabu (27/5/2026) siang.
Peristiwa naas yang menimpa rumah milik Tarjani (42) ini terjadi sekitar pukul 10.15 WIB. Menurut keterangan di lapangan, kobaran api pertama kali muncul dari area kamar bagian belakang akibat percikan arus pendek dari terminal listrik. Api dengan cepat membesar dan menghanguskan seluruh konstruksi bangunan beserta isinya.
Mendapat laporan melalui Call Center 110 sekitar pukul 11.00 WIB, jajaran Polsek Gantar Polres Indramayu langsung menerjunkan personel piket bersama Bhabinkamtibmas Desa Sanca, Bripka Saeful Adnan, ke lokasi kejadian.
“Personel kami bersama masyarakat setempat langsung bergotong royong menjinakkan api menggunakan peralatan seadanya. Sekitar pukul 12.00 WIB, api berhasil dipadamkan sepenuhnya,” ujar Kapolsek Gantar, IPTU Sutarko, mewakili Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang, Kamis (28/5/2026).
Pihak kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden ini. Namun, kerugian materiil yang dialami korban ditaksir mencapai Rp50 juta.
Atas kejadian ini, IPTU Sutarko mengimbau warga agar lebih waspada terhadap potensi bahaya kelistrikan di rumah. Ia mengingatkan masyarakat untuk selalu memeriksa instalasi kabel secara berkala dan segera mencabut peralatan elektronik atau charger HP yang sudah selesai digunakan.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Indramayu, AKP Tarno, turut mengajak warga untuk aktif memanfaatkan layanan darurat jika melihat potensi gangguan kamtibmas. Masyarakat dapat melapor melalui WhatsApp “Lapor Pak Polisi – SIAP MAS INDRAMAYU” di nomor 0819-9970-0110 atau via Call Center Polri 110.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses