
Bengkulu selatan, redaksimedinas.com – Sangatlah disayangkan kejadian yang terjadi di bagian umum Pemda Bengkulu Selatan yang dipimpin oleh kabag Budiman yang telah melakukan pencairan salah satu kegiatan sampai 100% yang pada hakikinya dimana dan kapanpun itu namanya pencairan kegiatan selalu didahulu dengan pengkajian, apakah kegiatan itu sudah layak dicairkan apa belum, karena seyogianya harus juga disesuaikan dengan kenyataan fisik di lapangan, apakah fisiknya sudah mencapai apa belum.
Namun lain ceritanya dengan yang terjadi di bagian umum Pemda Bengkulu Selatan, yang telah melakukan pencairan 100% padahal fisik yang akan dibayarkan sama sekali belum dipasang, namun pencairan sudah dilakukan. Hal ini diucapkan Kiki dari Provinsi Bengkulu yang kapasitas mereka dalam kegiatan itu sebagai penyuplay.
Mereka berjanji akan menarik kembali seluruh barang yang telah terpasang apabila tidak ada solusi pembayaran, karena mereka sudah beberapa kali mendatangi ruangan umum Pemda Bengkulu selatan untuk mempertanyakan hal ini.
Kemarin, Selasa (23/01/2018) pihak penyuplay sudah mendatangi rumah Dinas Bupati Bengkulu Selatan untuk memastikan pemasangan yang sudah dilakukan tanpa seizin penyuplay itu sendiri, disebutkan juga oleh pihak penyuplay, “apakah ini cara Pemda untuk menghindar agar tetap tidak membayar dengan kami?”.
Saat dihubungi secara terpisah Kabag Umum Pemda, Budiman membenarkan pembayaran itu sudah 100%, akan tetapi dia tidak paham dimana kesalahannya sehingga sampai saat ini barang tersebut belum di bayarkan. Budiman juga menyatakan, “kalau mau mempertanyakan dengan Bupati tidak apa-apa, silahkan saja”, berikut Budiman. (Kotman)




