KENDAL-medianasional.id– – Bupati Kendal, Dico M Ganinduto akan mengupayakan memberikan dukungan berupa dana operasional kepada Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dan Fasilitator Desa di perubahan anggaran pada tahun 2022 atau pasca perubahan anggaran tahun 2022.
“Insya-Allah di perubahan nanti, kami akan ajukan dana operasional untuk TKSK dan Fasilitator Desa. Harapannya ini bisa meningkatkan kinerja dan memberikan data yang valid,” kata Dico di acara Halal bi Halal bersama Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dan Fasilitator Desa se-Kabupaten Kendal, di Pendopo Tumenggung Bahurekso, Selasa (17/5/2022).
Dico mengapresiansi Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dan Fasilitator Desa se- Kabupaten Kendal dalam peranannya membantu mengentaskan kemiskinan di Kabupaten Kendal.
Dia juga menyampaikan, ucapan terima kasih kepada seluruh petugas TKSK dan Fasilitator yang telah bekerja dengan baik dan memberikan dampak sangat besar dalam membantu pemerintah.
“Saya pribadi dan atas nama pemerintah mengucapkan terima kasih atas kinerja yang diberikan oleh teman – teman dalam membantu pemerintah mengentaskan kemiskinan. Pastinya ini menjadi sejalan dengan program pemerintah untuk mengentaskan kemiskinan disetiap daerah,” ungkap Dico M. Ganinduto.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kendal, Toni Aribowo mengatakan, peran fasilitator sangat dibutuhkan untuk mewujudkan tujuan program dan menjembatani pemerintah dengan masyarakat.
Ia menyebutkan, saat ini di Kabupaten Kendal ada 20 Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dan 286 Fasilitator Desa.
“Peran fasilitator merupakan tindakan sosial yang rasional karena fasilitator mempunyai pertimbangan dan tujuan ketika melakukan pemberdayaan masyarakat,” ujarnya.
Sementara Koordinator TKSK Kabupaten Kendal, Moch. Shokieb Marzuki mengharapkan dana operasional cepat direalisasikan, tidak menunggu tahun 2023.
“Karena sudah dari tahun 2009 sampai sekarang Kabupaten Kendal belum ada, sedangkan kabupaten lain se Jateng sudah semua. Kecuali Kendal,” akunya.(ERO)





