Lampung Utara | medianasional.id – Berdasarkan letak geografis Desa Skipi yang berada di Kecamatan Abung Tinggi Kabupaten Lampung Utara, merupakan wilayah perbukitan dan bebatuan, karena wilayah nya yang berbatu, Desa Skipi termasuk dalam daerah yang rawan kekeringan apabila memasuki musim kemarau.
Untuk itulah, Kepala Desa Skipi, Junsen, bersama warga setempat berupaya membuat penampungan air bersih guna mengantisipasi bencana kekeringan.
“Hasil dari kemufakatan warga, beberapa waktu lalu, dalam musyawarah rencana pembangunan desa menyepakati untuk membuat penampungan air bersih melalui program Dana Desa 2018,” papar Junsen, saat diwawancarai, Selasa, (31/07/2018), di ruang kerjanya.
Sumber air bersih yang terdapat di dataran tinggi di atas desa dimaksud, dialiri melalui pipanisasi yang melintasi Dusun I dan Dusun III. Tepat di Dusun I yang berada di dataran rendah dibuat bak penampung air bersih.
“Air yang ada di bak penampungan tersebut dapat dipergunakan warga untuk berbagai kebutuhan mendasar,” jelas Junsen lebih lanjut.
Selain itu, untuk kebutuhan pengairan dan perbaikan kualitas air, Desa Skipi juga membuat embung air bersih yang terletak di Dusun I.
“Dalam hal perbaikan infrastruktur jalan bagi warga setempat, dibuat rabat beton berukuran 130 x 3 m yang terletak di Dusun II,” ungkap Kades Skipi.
Ditambahkannya, sesuai dengan amanat warga, Desa Skipi juga membuat lapangan sepakbola berukuran 110 x 130 m² yang terletak di Dusun II.
“Dengan adanya lapangan sepakbola ini, diharapkan mampu menjalin hubungan silaturahmi antarpemuda serta berdampak pada kegiatan yang positif,” jelasnya seraya menambahkan disekeliling lapangan tersebut dibuat pula drainase berukuran lebih kurang 470 m².
“Seluruh kegiatan pembangunan infrastruktur di Desa Skipi menggunakan dana serapan dari program Dana Desa senilai lebih kurang Rp.1,2 M,” kata Junsen.
Diketahui, untuk DD tahun anggaran 2018, Desa Skipi Kec. Abung Tinggi Kab. Lampura baru menyerap sebanyak 20% dari total Pagu DD 2018.
Reporter : Deri
Editor : Reghina Tasya






