Curah Hujan Tinggi, Jurang di Desa Kalang Longsor

Dairi743 Dilihat

Dairi, medianasional.id – Tingginya curah hujan yang terjad pada hari Sabtu lalu, membuat Jurang dengan kedalaman kurang lebih 15 meter yang berada di Dusun III Desa Kalang Kecamatan Sidikalang menjadi longsor, terlihat dengan jelas beberapa rumpun bambu yang sengaja di tanam oleh warga sebagai penahan tanah ikut tergerus ke dasar jurang dan menyumbat aliran sungai.

Pantauan media, Selasa (21/11/2023) jurang yang berada tidak jauh dari Kantor Polsek Kota Sidikalang ini di khawatirkan dapat mengancam keselamatan 8 Kepala Keluarga yang tinggal tidak jauh di atas jurang, selain itu juga terlihat dengan jelas jurang semakin tergerus dan menganga akibat hujan yang terjadi setiap sore.

Akibat dari Kejadian ini penduduk yang tinggal berada dekat tepi jurang menjadi was-was karena jarak tanah longsor dengan rumah penduduk sudah sangat dekat dan di perkirakan mencapai 3 meter, di samping itu penduduk setempat juga takut terjadi lagi longsor susulan akibat tingginya curah hujan di bulan November ini.

Dan kejadian ini sudah di laporkan oleh Pemerintah Desa Kalang ke Kantor Kecamatan Sidikalang dengan mengirimkan surat pada hari senin 20 – 11-2023 kemarin ke Pihak Kecamatan untuk melaporkan kejadian terjadinya longsor di Desa Kalang pada tanggal 18/11/2023 hari Sabtu lalu.

“Telah kita laporkan ke kantor kecamatan pada hari senin kemaren,” ujar Kasus Dusun III Desa Kalang Robby Naingolan.

Salah seorang warga bernama Rosdiana Sihombing mengatakan, sejak longsor itu dirinya mengaku sangat ketakutan karena jarak rumahnya dengan longsor sudah dekat sekali, dan bahkan terlihat jelas sebuah bangunan miliknya sudah berada persis di bibir jurang, terlebih dalam kesehariannya dirinya tinggal seorang diri di rumah itu.

“Mohonlah kepada pemerintah supaya segera melakukan penanganan kami takut longsor lagi, jujur saja saya sangat takut apalagi saya sering tinggal seorang diri di rumah,” ujarnya.

Sisi lain dampak dari kejadian, di perkirakan 80 Hektar lahan persawahan sikkaleut terancam tidak dapat produksi alias tidak dapat di tanami karena tertutupnya sungai Lae Nuaha yang berfungsi sebagai induk saluran irigasi akibat longsor.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses