Mataram, medianasional NTB — Musyawarah Daerah (Musda) ke-VIII DPD ASITA (Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies) Nusa Tenggara Barat (NTB) resmi melahirkan nakhoda baru. Sellywati, SH., terpilih sebagai Ketua ASITA NTB periode 2026-2031, sekaligus mencatatkan sejarah sebagai perempuan pertama yang memimpin organisasi biro perjalanan wisata tersebut di Bumi Gora.
Dalam proses pemungutan suara yang berlangsung demokratis pada Senin (30/3/2026), Sellywati berhasil meraih dukungan mayoritas dengan mengantongi 38 suara dari para anggota dan pengurus se-Provinsi NTB. Ia mengungguli rekannya, Sahnan, yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris, sementara Sellywati sendiri merupakan Bendahara pada kepengurusan periode lalu.
Berbekal pengalaman organisasi yang matang, termasuk kiprahnya di Dekranasda dan BKOW NTB, Sellywati optimistis dapat membawa ASITA NTB naik kelas. Ia mengusung visi besar untuk menjadikan asosiasi ini lebih profesional, inovatif, dan berdaya saing global demi kesejahteraan anggota.
“Misi saya adalah menguatkan jaringan dan kerja sama dengan seluruh stakeholder pariwisata di NTB, serta meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan organisasi,” ujar Sellywati usai terpilih.
Visi ini dinilai selaras dengan arah kebijakan Pemerintah Provinsi NTB yang terus menggaungkan tagline “Pariwisata NTB Mendunia.”
Di bawah kepemimpinannya, Sellywati telah menyiapkan sejumlah program prioritas, terutama mempererat kolaborasi dengan pemerintah daerah. Salah satu target utamanya adalah memastikan seluruh anggota ASITA mampu menangkap peluang ekonomi dari terbukanya rute-rute penerbangan baru, baik domestik maupun internasional, yang menuju ke NTB.
Hadir memantau langsung proses Musda, Ketua Umum DPP ASITA, Dr. N. Rusmiati, M.Si., memberikan dukungan penuh atas hasil musyawarah tersebut. Acara ini juga dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur NTB, Indah Dhamayanti Putri.

Dalam sambutannya, Wagub memberikan apresiasi tinggi dan berharap kehadiran Sellywati sebagai pemimpin baru mampu membawa inovasi segar bagi industri biro perjalanan di NTB, terutama dalam menghadapi dinamika pariwisata global yang semakin kompetitif.






