KENDAL- medianasional.id– Ketua Tim Caretaker DPD KNPI Kendal sekaligus Wakil Sekretaris DPD KNPI Jawa Tengah bidang organisasi dan kader, Faqih Nurmansyah ambil alih Rapat Pimpinan Paripurna Daerah (Rapimpurda) DPD KNPI Kendal setelah Rapimpurda yang digelar sebelumnya tidak memenuhi syarat quorum, pada Rabu (19/11/2025). Kegiatan ini menjadi tahapan penting untuk mempersiapkan Musyawarah Daerah (Musda) setelah adanya dinamika kepengurusan di tubuh KNPI Kendal.
“Rapimpurda ini merupakan mekanisme wajib sebelum Musda dilaksanakan,” tegas Faqih.
Faqih menjelaskan, Rapimpurda memiliki tiga mandat utama, yakni menetapkan jumlah peserta Musda, menentukan lokasi pelaksanaan, dan menetapkan waktu pelaksanaannya. Ketiga keputusan ini menjadi dasar pelaksanaan Musda yang nantinya akan memilih ketua dan kepengurusan DPD KNPI Kendal yang baru. “Tugas Caretaker adalah mempersiapkan Musda. Rapimpurda ini bagian dari rangkaian itu,” ujarnya.
Terkait dinamika organisasi yang sempat muncul, Faqih menilai hal itu wajar. Perbedaan pendapat menunjukkan bahwa organisasi berjalan dan hidup. “Setiap organisasi pasti ada pro dan kontra. Justru itu menunjukkan dinamika yang sehat,” imbuhnya, seraya menekankan pentingnya mengikuti mekanisme organisasi agar proses tetap tertib.
Sebelumnya, Rapimpurda sempat digelar pada Jumat (14/11), di Gedung Abdi Praja Kendal, namun tidak dapat dilanjutkan karena tidak memenuhi quorum. Pada pelaksanaan kali ini, Faqih memastikan agenda berjalan sesuai aturan. Berdasarkan daftar hadir, Rapimpurda memenuhi syarat quorum dengan kehadiran 48 OKP dan 18 Ketua DPK KNPI Kecamatan. “Kalau kemarin hanya sekitar 37 persen, kali ini sudah melampaui 50 persen plus satu sesuai AD/ART,” jelasnya.
Faqih juga menyinggung status kepengurusan sebelumnya yang telah demisioner sejak 2024. Perpanjangan kepengurusan dua kali juga telah habis masa berlakunya. Karena itu, DPD KNPI Jawa Tengah membentuk Caretaker untuk memastikan proses transisi berjalan lancar dan kepengurusan baru segera terbentuk. “Perpanjangan kepengurusan maksimal dua kali, dan itu sudah dilalui,” ungkapnya.
Terkait calon ketua KNPI Kendal, Faqih menyebut beberapa nama sudah muncul, namun daftar resmi akan ditentukan setelah Rapimpurda rampung. Ia memastikan KNPI Jateng akan mengawal proses sesuai aturan organisasi.
“Masih off the record. Teman-teman media pasti sudah tahu bocorannya,” ujarnya sembari tersenyum.

Kepala Badan Kesbangpol Kendal, Alfebian Yulando, menilai dinamika di tubuh KNPI adalah hal lumrah. Ia menekankan pentingnya menjaga silaturahmi dan kondusivitas selama proses menuju Musda. “Kami harap tetap kondusif. Berdinamika silakan, tapi jangan putus komunikasi,” tegas Febi.
Sementara itu, Kepala Disporapar Kendal, Ahmad Ircham Chalid, mewakili Bupati Kendal membuka Rapimpurda DPD KNPI Kendal dan menyampaikan apresiasi kepada para pemuda yang telah berkontribusi dalam pembangunan daerah. Ia menyebut kehadiran pemuda KNPI menjadi momentum penting untuk menata organisasi dan menumbuhkan semangat kepemudaan.
Ircham menegaskan KNPI adalah wadah potensial bagi kader muda untuk bekerja sama, melayani masyarakat, serta menghadapi tantangan zaman dengan kreativitas dan inovasi. Ia juga mengingatkan pentingnya peran pemuda dalam menyambut bonus demografi dan mendukung visi Indonesia Emas 2045.
Pemerintah daerah siap memfasilitasi perkembangan organisasi kepemudaan. Ircham mengajak peserta Rapimpurda menjaga kekompakan, saling menguatkan, dan memastikan seluruh agenda berjalan tertib. “Pemuda adalah garda terdepan dalam meningkatkan kualitas kehidupan bermasyarakat dan bernegara,” ujarnya.
Dengan terpenuhinya quorum dan tuntasnya keputusan Rapimpurda, proses menuju Musda KNPI Kendal kini memasuki tahap finalisasi. Caretaker memastikan seluruh mekanisme organisasi dipatuhi agar lahir kepengurusan baru yang lebih solid, representatif, dan mampu membawa energi positif bagi gerakan kepemudaan di Kabupaten Kendal.






