Camat Belalau Pimpin Operasi Yustisi di Pasar Tradisional

Lampung Barat264 Dilihat

Lampung Barat, Medianasional.id – Dengan cara berkeliling ke semua sudut pasar tradisional di Pekon Kenali Kecamatan Belalau Kabupaten Lampung Barat. Minggu (11/07/2021).

Pemerintah Kecamatan Belalau dan unsur terkait mengadakan operasi Yustisi di pasar tradisonal Pekon Kenali. Operasi yustisi yang dipimpin langsung oleh Camat Belalau, Drs Akmal Hakim dan Kepala UPT Puskesmas Kenali Romaita SKM, bertujuan untuk mencegah dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 yang semakin meningkat akhir-akhir ini.

Langkah ini sebagai inplementasi hasil Rapat Kordinasi (Rakor) yang di adakan Beberapa waktu yang lalu di Aula Kecamatan Belalau, operasi yang di awali dengan apel konsolidasi bertempat di halaman pasar tradisional pekon kenali.

Camat Belalau Drs Akmal Hakim dalam arahannya menyampaikan, “Hari ini kita mengadakan operasi yustisi berawal dari kegiatan mayarakat yaitu pasar, ini kita lakukan untuk memberi kesadaran pada masyarakat pedagang dan pengunjung pasar agar selalu mematuhi protokol kesehatan, kita menyadari lonjakan covid-19 saat ini semakin meningkat angka kematian akibat wabah ini semakin banyak,” ujarnya

Lebih jauh Camat mengatakan bahwa penerapan PPKM Mikro harus diikuti dengan selalu menerapkan prokes yang ketat seperti selalu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan, menghindari perjalanan keluar daerah yang tidak perlu, dan bila ada warga yang mengalami gejala sakit dan punya riwayat kontak de gan penderita Covid-19 untuk segera datang ke Puskesmas kenali untuk di periksa kesehatannya.

“Dan tidak hanya itu saya beritahukan kepada warga masyarakat kecamatan Belalau untuk jangan takut di vaksin karena vaksin itu aman dan halal,” jelasnya.

Hadir dalam operasi yustisi di pasar tradisional pekon Kenali antara lain, Camat Belalau Drs Akmal Hakim dan seluruh unsur muspika kecamatan, kepala UPT Puskesmas Kenali Romaita S.ST, Kapolsek Belalau, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas Kecamatan Belalau. (Agus irawan)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses