Lampung Barat, Medianasional.id – Pasca dilantinya oleh Bupati Lampung Barat beberapa waktu lalu, Camat Batu Brak yang baru, Rusman, S.Sos., M.M., melakukan kunjungan silaturahmi ke jajaran aparatur Pemerintahan Pekon Balak. Kegiatan tersebut disambut hangat oleh Peratin Pekon Balak, Sarnada, di Balai Pekon Balak, Selasa (21/4/2026).
Dalam sambutannya, Camat Rusman menyampaikan bahwa dirinya resmi menjabat sebagai Camat Batu Brak sejak 1 April 2026. Ia juga menyampaikan permohonan maaf karena kunjungan silaturahmi tersebut seharusnya dilakukan lebih awal, namun baru dapat terlaksana karena padatnya agenda kegiatan.
“Kunjungan ini seharusnya sudah dilakukan sejak awal menjabat, namun karena berbagai kegiatan, baru hari ini bisa terlaksana. Untuk itu saya mohon maaf,” ujarnya.
Camat juga menyampaikan kesan pertamanya saat memasuki Balai Pekon Balak yang dinilai cukup baik, tertata rapi, serta memiliki fasilitas yang memadai dan representatif.
Dalam arahannya, Rusman menekankan pentingnya keaktifan aparatur pekon dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa peran jurutulis sangat penting dalam mendukung kelancaran administrasi dan pelayanan di tingkat pekon.
“Kita harus meningkatkan kualitas pelayanan. Peran jurutulis sangat vital dalam menunjang administrasi dan pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.
Selain itu, Camat juga menyoroti pentingnya respon cepat terhadap permintaan data dari pemerintah kabupaten. Ia meminta seluruh aparatur pekon untuk lebih sigap dan responsif terhadap setiap kebutuhan administrasi.
Dalam menjalankan tugasnya sebagai camat, Rusman juga mengajak seluruh pihak untuk memberikan dukungan serta bekerja bersama dalam membangun Kecamatan Batu Brak. Ia menekankan pentingnya semangat belajar dan tidak mudah menyerah dalam menghadapi pekerjaan.
“Jangan ada istilah pekerjaan mudah atau sulit. Jika sulit, maka harus dipelajari. Itu yang penting,” pesannya.
Ia juga mengingatkan bahwa wilayah Batu Brak memiliki nilai adat yang kuat, sehingga seluruh pihak diharapkan dapat menjaga dan melestarikan nilai-nilai tersebut.
Dalam kesempatan yang sama, Peratin Pekon Balak, Sarnada, mengucapkan terima kasih dan selamat datang kepada Camat Batu Brak beserta jajarannya atas kunjungan tersebut.
Ia menyampaikan bahwa kunjungan ini bukan hanya sekadar kunjungan kerja, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi kekeluargaan, mengingat camat yang baru masih memiliki hubungan dengan masyarakat setempat.
“Kunjungan ini bukan hanya kunjungan kerja, tetapi juga anjau silau keluarga. Camat kita ini bukan sosok yang asing di Batu Brak karena masih memiliki hubungan kekeluargaan dengan masyarakat,” ujar Sarnada.
Peratin juga menegaskan bahwa pihaknya siap menindaklanjuti seluruh masukan yang telah disampaikan, terutama dalam peningkatan administrasi pemerintahan pekon.
“Kami siap memperbaiki segala hal yang masih dianggap kurang di Pekon Balak, khususnya dalam hal administrasi,” tegasnya.
Terkait keterlambatan pengajuan administrasi tahun 2026, ia menjelaskan bahwa hal tersebut terjadi akibat adanya perubahan dalam mekanisme usulan. Namun demikian, ia memastikan seluruh proses akan segera diselesaikan.
“Ada sedikit keterlambatan karena adanya perubahan dalam usulan, namun kami pastikan akan segera diselesaikan secepatnya,” jelasnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah membantu, khususnya pendamping desa yang selama ini aktif memberikan masukan dan kontribusi pemikiran.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, terutama pendamping desa, atas bantuan, masukan, dan pemikirannya untuk kemajuan Pekon Balak,” pungkasnya.
Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi terbuka yang membahas berbagai tantangan dan beban kerja yang dihadapi aparatur pekon dalam menjalankan tugas sehari-hari.
Turut mendampingi Camat Batu Brak dalam kegiatan tersebut, Sekcam Batu Brak Muhijar, Kasi PMP Siswadi Azis, Kasi Kesra Rustam, Kasi Trantib Selamat, serta Korcam Pendamping Desa Barnawan.
Senada dengan Camat, Kasi PMP Siswadi Azis menyampaikan bahwa selama ini program di bawah koordinasinya berjalan dengan baik, termasuk usulan dari pekon terkait Anggaran Dana Desa (ADD) dan program lainnya.
“Secara umum progres anggaran tahun 2026 masih dalam proses. Ke depan diharapkan dapat lebih ditingkatkan,” jelasnya.
Sementara itu, Kasi Trantib Selamat mengimbau masyarakat agar tetap waspada, terutama di masa panen saat ini, guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan, khususnya di masa panen seperti sekarang,” pungkasnya.






