Butuh Perhatian, Seorang Nenek Renta Penjual Sapu Lidi Keliling Merupakan Tulang Punggung Keluarga Alami Sakit

4120 views


Pesawaran Medianasional.id – Tubuhnya tampak lemah, berpakaian lusuh sebatas pinggangnya tertutup dua kain yang juga tampak lusuh. Ia terbaring diatas karpet kumal dengan bantal usang tak bersarung.

Kurus berbalut kulit hitam, wajahnya menghadap ke tembok rumah sederhana tanpa cat. Disisi kepalanya seorang pria kurus berbaju putih pemberian salah satu partai poltik.

Nenek renta itu Saldah, sang penjual sapu keliling dan suaminya Muktar warga Dusun Umbul Tabuh Desa Cilimus Kecamatan Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung.

Foto potret keperihatinan itu di posting media sosial facebook Halil Alayyju ber “caption” menyayat hati serta meminta doa netizen untuk kesembuhan nenek Saadah.

“Ya Allah,cepat kasih kesehatan ibunda Saadah yang ada di kampung wah tabuh Desa Cilimus Kec Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran Lampung.Ini yang harus menerima bantuan,sudah paqir miskin kena sakit lagi,” tulis Halil, kemarin Jumat (7/8/20).

Postingan tersebut sontak dibanjiri komentar netizen dan “emoticon” sedih, sebab mereka turut prihatin atas kehidupan nenek renta tersebut.

Komentar monohok ditulis akun Nuraini Kusbianti. “Apakah dia gk trima bantuan.laporkan pd pihak kelurahan melalui rt.rw,” di komentar pertama positingan.

Pun demikian banyak pula netizen mendoakan beliau agar cepat sembuh, seperti di tuliskan akun Taufik Hanura. “Ya allah sampai kurus,semoga cepat sembuh,” tulisnya.

Penelusuran di akun lain Dika Dikdik “me-repost” postingan Halil di group Facebook Info Lampung menuliskan.

“Inilah potret ketidakmampuan pasutri dengan usia dan tubuhnya yg sudah tua dan begitu rapuh dengan kehidupan yang apa adanya dan serba kekurangan, dan yg terbaring sakit itu namanya ibu saldah,dalam keseharian nya beliau berdagang keliling sapu lidi hingga jalan kaki dari hanura tepat nya di desa cilimus kecamatan teluk pandan kabupaten pesawaran sampai ke teluk Betung dan sekitarnya, semoga dengan postingan ini ada yg perduli dengan keadaan beliau yg sekarang sedang terbaring sakit,amin,” tulisnya pada 10 jam lalu.

Sementara berdasarkan penelusuran tim yang datang langsung ke rumah pasutri tersebut di RT 01/RW 04 Dusun Umbul Tabuh Desa Cilimus itu, nenek Saldah sejak kemarin telah dibawa oleh Herman selaku RT setempat ke Puskesmas Rawat Inap Hanura guna perawatan.

Dirumah sederhana pasutri itu hanya ditemui Muktar masih dengan pakaian yang sama saat potret keperihatinan di posting akun facebook Halil Allayju.

“Sekarang sedang di rawat di puskesmas Hanura, di urus oleh RT Herman,” kata Muktar, Sabtu (8/8/20) pagi.

Menurut Muktar, Istrinya merupakan tulang punggung sebab Muktar sudah tidak bisa bekerja karena kondisi yang sudah tua bahkan kurang pendengaran.

“Sudah tidak bisa kerja, jadi ibu yang kerja. Rumah ini aja merupakan bantuan bedah rumah,” pungkasnya (*)

Editor : Jumadi

DomaiNesia

Pringsewu

Penulis: 
author

Posting Terkait

Tinggalkan pesan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.