SLEMAN, medianasional.id – Bupati Sleman Harda Kiswaya yang diwakili Ketua KONI Kabupaten Sleman Haris Sutarta resmi membuka Kejuaraan Daerah (Kejurda) Catur DIY 2026 di Aula Bappeda Sleman, Sabtu (21/8/2026).
Kejurda Catur DIY 2026 diikuti sebanyak 205 atlet dari empat kabupaten dan satu kota di Daerah Istimewa Yogyakarta. Pertandingan dijadwalkan berlangsung pada 22, 23, dan 25 Agustus 2026 di Kabupaten Sleman.
Hadir dalam pembukaan tersebut Sekretaris Umum KONI DIY Sigit Sapto Raharjo, Ketua Pengda Percasi DIY Iwan Prihastomo, Wakil Ketua Panpel Kejurda Catur DIY 2026 Suranto, perwakilan Dispora Sleman Hamzah, Ketua Percasi Sleman Nuradi Indrawijaya, jajaran panitia, serta para peserta.
Ketua Panitia Pelaksana Kejurda Catur DIY 2026, Suranto, mengatakan kejuaraan ini menjadi salah satu tahapan penting dalam pembinaan dan penjaringan atlet catur terbaik di DIY.
“Pemenang Kejurda nantinya akan mewakili Daerah Istimewa Yogyakarta ke tingkat selanjutnya,” kata Suranto.
Ia menyampaikan apresiasi kepada KONI DIY, Pengda Percasi DIY, Pemerintah Kabupaten Sleman, Pengurus Percasi kabupaten/kota, serta seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan Kejurda Catur DIY 2026.
“Semoga Kejurda Catur DIY 2026 berjalan lancar serta memberikan manfaat bagi perkembangan catur di DIY,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Umum KONI DIY Sigit Sapto Raharjo memberikan apresiasi kepada panitia yang telah mempersiapkan pelaksanaan kejuaraan tersebut. Menurutnya, Kejurda dapat menjadi salah satu acuan dalam menentukan atlet yang nantinya diproyeksikan memperkuat kontingen DIY pada ajang tingkat nasional, termasuk PON mendatang.
“Percasi menjadi salah satu cabang olahraga yang diharapkan mampu menyumbangkan lebih banyak medali. Percasi memiliki beberapa atlet andalan yang levelnya internasional. Diharapkan nantinya mereka juga ikut dalam pelatda memperkuat tim DIY,” jelas Sigit.
Ketua Pengda Percasi DIY Iwan Prihastomo menjelaskan, pertandingan dalam Kejurda tahun ini menggunakan sistem catur standar. Sistem tersebut dipilih untuk membiasakan para atlet dengan format pertandingan yang lazim digunakan dalam kejuaraan catur nasional.
“Hal ini dilakukan untuk membiasakan atlet dengan sistem yang dipakai pada catur nasional, meskipun dengan konsekuensi waktu menjadi bertambah panjang,” jelas Iwan.
Dalam sambutan Bupati Sleman yang dibacakan Haris Sutarta, disampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh atlet dari kabupaten dan kota se-DIY yang mengikuti Kejurda Catur DIY 2026 di Kabupaten Sleman.
Bupati Sleman menekankan bahwa catur bukan sekadar permainan, tetapi olahraga yang mengasah kemampuan berpikir, strategi, kesabaran, ketenangan, dan sportivitas.
“Setiap langkah bidak mengajarkan kita untuk berpikir sebelum bertindak. Bakat yang ada harus tetap diasah dan dilatih secara rutin untuk bisa mencapai prestasi tertinggi yang diharapkan,” demikian sambutan Bupati Sleman.
Menurutnya, Kejurda merupakan panggung untuk menemukan bibit-bibit terbaik pecatur DIY. Dari ajang tersebut diharapkan lahir atlet-atlet yang mampu mengharumkan nama Daerah Istimewa Yogyakarta di tingkat nasional maupun internasional.
“Untuk itu saya mengajak seluruh atlet bertanding dengan semangat berprestasi, hormati peraturan dan keputusan dari dewan juri dan wasit,” pesannya.
Bupati Sleman juga menyampaikan apresiasi kepada Percasi tingkat kabupaten/kota, panitia, sponsor, serta seluruh pihak yang telah bekerja sama sehingga Kejurda Catur DIY 2026 dapat terlaksana.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada para orang tua dan pelatih yang selama ini setia mendampingi serta membina para atlet.
“Marilah kita jadikan kejuaraan ini sebagai ajang silaturahmi, prestasi dan pembinaan. Selamat bertanding, pertunjukkan kemampuan terbaik dan jadilah juara yang terhormat di dalam maupun di luar pertandingan catur,” pungkasnya. (red/wid).






