Bupati Kendal Minta Warga Tidak Panic Buying Jelang Lebaran, Stok Sembako Dipastikan Aman

Kenaikan harga jelang lebaran

KENDAL– medianasional.id- Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari melakukan monitoring ke sejumlah lokasi menjelang Hari Raya Idulfitri 2026 untuk memastikan ketersediaan stok kebutuhan pokok masyarakat. Pengecekan dilakukan di sejumlah titik, mulai dari Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPB), pasar tradisional, hingga gudang Bulog Mangkang, Semarang.

Monitoring tersebut dilakukan guna memastikan ketersediaan sembako, gas elpiji, serta stabilitas harga di pasaran. Dari hasil pemantauan, pemerintah daerah memastikan stok bahan pokok masih tersedia dan dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga Lebaran.

Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian secara berlebihan atau panic buying menjelang hari raya. Menurutnya, perilaku tersebut justru dapat memicu kekhawatiran dan berpotensi mengganggu stabilitas distribusi barang di pasaran.

“Masyarakat jangan panic buying. Mungkin ada kekhawatiran kehabisan bahan untuk memasak saat sahur atau menjelang Lebaran, tetapi pemerintah memastikan stok kebutuhan pokok masih tersedia,” kata Dyah Kartika Permanasari, Selasa (10/3/2026).

Ia mengakui sempat terjadi kekurangan stok pada beberapa komoditas akibat meningkatnya permintaan masyarakat dalam beberapa waktu terakhir. Namun, pemerintah daerah telah melakukan langkah antisipatif dengan mengajukan tambahan kuota pasokan barang agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

Selain itu, hasil monitoring di pasar tradisional menunjukkan adanya kenaikan harga pada komoditas cabai. Meski demikian, harga kebutuhan pokok lainnya masih relatif stabil. “Insyaallah sampai Lebaran stok aman dan harga kebutuhan pokok masih terkendali,” ujarnya.

Dalam waktu dekat, Pemerintah Kabupaten Kendal juga akan menyalurkan bantuan pangan kepada masyarakat. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban warga serta mengurangi dampak kenaikan harga bahan pokok menjelang Lebaran.

Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari cek kualitas beras dan minyak di Gudang Bulog Mangkang, Semarang

Sementara itu, Wakil Kepala Kantor Cabang Gudang Bulog Mangkang, Semarang, Kurnia Pradibta, memastikan kualitas bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng dalam kondisi baik setelah dilakukan pengecekan langsung oleh Bupati Kendal. Pengecekan tersebut dilakukan untuk memastikan mutu beras serta kesesuaian ukuran timbangan minyak sebelum disalurkan kepada masyarakat.

“Pengecekan dilakukan untuk memastikan kualitas beras dan minyak goreng yang akan diberikan kepada masyarakat benar-benar baik. Alhamdulillah saat dicek oleh Bupati, kualitas beras dan berat timbangan liter minyak sudah sesuai,” kata Kurnia.

Ia menjelaskan, tahap awal penyaluran bantuan pangan tersebut masih menunggu instruksi dari Bupati Kendal. Setiap Kartu Keluarga (KK) rencananya akan menerima bantuan berupa dua sak beras atau total 20 kilogram serta minyak goreng sebanyak empat liter.

Kurnia menambahkan, Kabupaten Kendal mendapatkan alokasi bantuan sebanyak 2.544 ton beras dan 490.800 liter minyak goreng. Ia berharap program bantuan pangan ini dapat bermanfaat serta tepat sasaran bagi masyarakat penerima, sekaligus memperkuat kerja sama antara Bulog dengan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kendal. “Kami berharap bantuan ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan kerja sama dengan pemerintah daerah dapat terus berjalan baik dan sukses,” pungkasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses