Bupati Kampar Ikuti Video Conference dengan Mendagri dan Beberapa Menteri

Advertorial, Kampar, Riau249 Dilihat

Kampar, medianasional.id – Bertempat di kediamannya, Bupati Kampar, H. Catur Sugeng Susanto, S.H, di Desa Sei. Lembu Makmur, Kecamatan Tapung, mengikuti Video Conference dengan Menteri Dalam Negeri RI dan beberapa Kementerian pada Kabinet Indonesia Bersatu, dalam upaya penanggulangan dan pencegahan dampak Covid-19. Selasa, (07/04/2020).

 

Bupati Kampar, H. Catur Sugeng Susanto, S.H, yang didampingi Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Kampar, Arizon, Kepala Dinas Disperindag dan Ketenagakerjaan, Ali Abri, Kepala Dinas Pertanian, Bustan, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Cokroaminoto, dan Kepala Dinas Koperasi UMK Kabupaten Kampar, Afrizal, S. Sos, serta beberapa kepala Dinas terkait mendengarkan langsung arahan dan Instruksi dari Menteri Dalam Negeri RI. Terutama yang berkaitan langsung dengan penggunaan dan pengalokasian Dana di Kabupaten, dalam rangka menghadapi Wabah Covid-19.

Selanjutnya dalam kegiatan tersebut, Bupati Kampar melakukan video conference Kemendagri bersama dengan sejumlah Menteri. Diantaranya Menteri Perindustrian, Menteri Perdagangan, Menteri Pertanian, Sekjen KKP, Menteri Ketenagakerjaan, Menteri BUMN, Kepala BKPM, Ketua Apindo, Ketua Kadin bersama Sekda Prov/Bupati/Walikota se-Indonesia.

Sementara itu, adapun agenda pembahasannya terkait dengan langkah antisipasi dan kebutuhan daerah bidang perindustrian, perdagangan dan pangan dalam pencegahan penyebaran dan percepatan penanganan Covid-19.

 

Kemudian pada kesempatan itu, Mendagri mengungkapkan, bahwa tujuan dari Video Conference ini adalah untuk mensinkronkan krisis yang terjadi di pusat, maupun daerah yang diakibatkan oleh Covid-19. Dimana krisis ini adalah krisis global dan pandemi terluas,” jelasnya.

Usai Video Conference, Bupati Kampar, H. Catur Sugeng Susanto, S.H, mengatakan, bahwa atas seluruh instruksi Kemendagri Tito Karnavian, ia telah menetapkan berbagai langkah, maupun antisipasi terhadap penyebaran Covid- 19, dan akan segera dilakukan di tingkat Kabupaten Kampar. Begitu juga terhadap ketersediaan pangan, alat pelindung diri, maupun terhadap dampak lainnya,” ungkapnya. (Adv/ Robinson Tambunan)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses