KENDAL- medianasional.id- Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari menyebutkan bahwa ada banyak faktor yang menyebabkan terjadinya banjir di Kabupaten Kendal. Antara lain curah hujan tinggi, saluran air mampet atau rusak dan tanggul sungai yang jebol.
“Jika salurannya mampet, tentunya faktor dari manusia, terutama dari sampah. Maka, hal ini harus menjadi perhatian bersama, agar membiasakan membuang sampah pada tempatnya,” kata Bupati Dyah Kartika, saat mengunjungi dan beri bantuan korban terdampak banjir di Kelurahan Kebondalem, Kendal, Jawa Tengah, Minggu (2/3/25).
Bupati meminta kepada warga untuk sabar dan ikhlas, karena hal ini bisa menjadikan anugrah untuk membuahkan hasil yang lebih baik.
Pihaknya juga mengatakan, untuk kedepannya akan membuat bank sampah, dan setiap hari Jumat akan menggiatkan gotong royong atau kerja bakti guna membudidayakan lingkungan bersih, sekaligus menjalin silaturahmi kepada warga.
Perihal bantuan yang diberikan, merupakan sebagai bentuk perhatian pemerintah Kebupaten Kendal terhadap warganya yang terdampak musibah banjir.
Kendatipun bantuan tersebut, tentunya tidak bisa langsung menyelesaikan permasalahan atas kerugian kerugian warga yang dialami saat banjir beberapa minggu lalu.
“Tentunya bantuan yang diterima oleh warga bisa membantu meringankan beban kebutuhan mereka, terlebih di bulan suci Ramadhan ini,” ujarnya.
Dalam kunjungannya, Bupati Dyah Kartika Permanasari memberikan bantuan berupa beras kepada ratusan warga yang terdampak banjir di Kelurahan Kebondalem, Bandengan dan Pekauman.(*)





