Bupati Dedy Putra : Peluncuran Barcode Digital Kotak Amal, Dorong Transparansi Pengelolaan Donasi

Bungo, Jambi, Sumatera1856 Dilihat

Bungo, medianasional.id – Pemerintah Kabupaten Bungo resmi meluncurkan inovasi Barcode Digital untuk Kotak Amal Berbasis Data Terintegrasi sebagai upaya konkret mewujudkan tata kelola donasi yang transparan dan akuntabel. Kegiatan launching tersebut dilaksanakan di lapangan upacara Kantor Bupati Bungo, Rabu (29/4/2026), dan dihadiri langsung oleh Bupati Bungo H. Dedy Putra.
Turut hadir dalam kegiatan ini Wakil Bupati, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat se-Kabupaten Bungo, serta perwakilan dari Densus 88.
Dalam sambutannya, Bupati Dedy Putra menegaskan bahwa peluncuran barcode digital ini merupakan langkah strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan kepercayaan publik terhadap pengelolaan dana sosial keagamaan, khususnya kotak amal yang selama ini tersebar di berbagai tempat.
“Dengan adanya barcode digital ini, masyarakat bisa mengetahui secara jelas siapa pengelola kotak amal tersebut. Ini penting untuk memastikan donasi yang diberikan benar-benar tepat sasaran dan dikelola secara bertanggung jawab,” ujar Dedy Putra.
Ia juga menambahkan bahwa sistem berbasis data terintegrasi ini memungkinkan adanya pengawasan yang lebih ketat serta pelaporan yang lebih transparan. Melalui pemindaian barcode, masyarakat dapat mengakses informasi terkait identitas pengelola, tujuan penggunaan dana, hingga laporan realisasi donasi.
Menurutnya, inovasi ini tidak hanya sebagai bentuk modernisasi sistem pengelolaan donasi, tetapi juga sebagai langkah preventif dalam mencegah penyalahgunaan kotak amal oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
“Ke depan, kita ingin semua kotak amal yang beredar di Kabupaten Bungo terdata dan terverifikasi. Ini bagian dari komitmen kita dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel,” tegasnya.
Sementara itu, kehadiran perwakilan Densus 88 dalam kegiatan ini menunjukkan dukungan terhadap upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan pengawasan terhadap aliran dana publik, termasuk potensi penyalahgunaan yang berkaitan dengan hal-hal yang melanggar hukum.
Launching ini ditandai dengan peresmian simbolis serta peninjauan langsung sistem barcode yang telah dipasang pada kotak amal percontohan. Pemerintah Kabupaten Bungo berharap inovasi ini dapat menjadi role model bagi daerah lain dalam pengelolaan donasi berbasis digital.
Dengan langkah ini, Pemkab Bungo menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi dalam pelayanan publik, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat melalui transparansi dan akuntabilitas yang nyata. (ids)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses