MERANGIN, medianasional.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Merangin bergerak cepat melakukan pendataan dan evakuasi pascabanjir bandang yang menerjang Desa Pulau Bayur, Kecamatan Pamenang Selatan. Bencana yang dipicu hujan deras ini dilaporkan merusak puluhan rumah dan fasilitas publik.
.
Kabid Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Kabupaten Merangin Agus Yuliana mengonfirmasi bahwa banjir mulai menerjang pada Minggu (26/4/2026) sekitar pukul 00.00 WIB. Berdasarkan data sementara, tercatat sebanyak 82 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 269 jiwa terdampak langsung oleh musibah ini.
.
“Dampak kerusakan cukup masif. Sebanyak 15 unit rumah hanyut terbawa arus, sementara 60 rumah lainnya terendam banjir dan mengalami kerugian materiil yang signifikan,” ujar Agus saat dikonfirmasi media, Minggu (26/4).
.
Selain pemukiman, infrastruktur publik juga mengalami kerusakan serius. Gedung SD 141 dan sebuah jembatan gantung dilaporkan rusak parah. Fasilitas kesehatan seperti Pustu mengalami rusak sedang, sementara satu masjid dan satu mushala mengalami rusak ringan. Sejumlah toko dan warung warga juga dilaporkan hanyut tersapu luapan air.
.
Saat ini, personel BPBD telah disiagakan di lokasi untuk memetakan kebutuhan mendesak serta mengidentifikasi warga dari kelompok rentan, seperti lansia, anak-anak, dan penyandang disabilitas, guna mendapatkan penanganan khusus.
.
“Data ini akan menjadi landasan Pemerintah Kabupaten Merangin dalam menyalurkan bantuan logistik, mulai dari makanan, air bersih, selimut, hingga pakaian layak pakai,” tambahnya.
.
Selain tim evakuasi, tim medis juga diterjunkan ke lapangan untuk memastikan kondisi kesehatan para pengungsi tetap terjaga. BPBD mengimbau masyarakat untuk kooperatif dalam proses pendataan agar bantuan sosial dapat tersalurkan secara cepat dan tepat sasaran.
.
Pemerintah Kabupaten Merangin menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi warga terdampak hingga situasi kembali kondusif.






