Indramayu, medianasional.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan sejumlah wilayah di Jawa Barat akan menghadapi kemarau panjang dengan durasi hingga lima bulan. Daerah yang diprediksi terdampak meliputi Bekasi, Karawang, Purwakarta, Subang, Indramayu, serta sebagian wilayah Cirebon.
Kepala Stasiun Geofisika BMKG Bandung, Teguh Rahayu, menyebutkan bahwa kemarau di wilayah tersebut diperkirakan berlangsung sejak Mei hingga Agustus–September 2026. “Awal musim yang lebih cepat membuat daerah ini berpotensi mengalami kondisi lebih kering dibandingkan wilayah lain,” ujarnya, Rabu (1/4/2026).
Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, menegaskan bahwa peralihan musim kerap memicu bencana hidrometeorologi di sejumlah daerah, termasuk Kabupaten Bandung Barat. “Jabar ini rawan bencana. Saat musim hujan kita menghadapi banjir dan longsor, sementara di musim kemarau ancaman kebakaran hutan meningkat,” katanya saat kunjungan ke Desa Pasirlangu, Bandung Barat, Selasa (31/3/2026).
Erwan mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan serta menjaga ketersediaan air. “Puncak musim hujan berakhir Maret ini. Mulai April intensitas hujan berkurang, dan Mei kita memasuki kemarau panjang. Warga diimbau mengelola air dengan bijak agar tidak kekurangan saat kemarau,” tutupnya.






