Indramayu, Medianasional.id – Penguatan kapasitas Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) menjadi bagian penting dalam mendukung penyebarluasan informasi yang berkualitas di tengah perkembangan komunikasi digital. Melalui literasi digital, KIM diharapkan semakin mampu menjalankan perannya dalam menyampaikan informasi sekaligus membangun komunikasi dengan masyarakat.
Pemahaman tersebut menjadi bagian dari Bimbingan Teknis (Bimtek) Literasi Digital melalui Program KIM Jabar Pinter Digital yang diselenggarakan Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Diskominfo Provinsi Jawa Barat di Aula KPRI Mekarjaya, Kecamatan Widasari, Kabupaten Indramayu, Selasa (29/9/2026).
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi mengenai cara memahami, mengolah, dan menyampaikan informasi melalui media digital. Peserta juga diarahkan untuk lebih teliti dalam memilah informasi sehingga informasi yang disebarluaskan kepada masyarakat memiliki sumber dan isi yang dapat dipertanggungjawabkan.
Kemampuan tersebut dinilai penting karena KIM berada dekat dengan lingkungan masyarakat. Selain menjadi sarana penyampaian informasi pembangunan, KIM dapat menjadi ruang komunikasi yang memungkinkan informasi dari masyarakat maupun pemerintah tersampaikan secara lebih baik.
Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Provinsi Jawa Barat, Nidar Nadrotan Naim Sujana, mengatakan perkembangan teknologi membuat masyarakat semakin mudah memperoleh dan membagikan informasi. Kondisi tersebut perlu diimbangi dengan kemampuan literasi digital agar informasi yang diterima tidak langsung disebarluaskan tanpa terlebih dahulu dipahami kebenarannya.
Menurutnya, penguatan literasi digital juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas KIM dalam menjalankan fungsi komunikasi di masyarakat. Dengan pemahaman yang baik, KIM diharapkan dapat membantu menghadirkan informasi yang lebih akurat sekaligus menjadi penghubung komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.






