Belum Ada Atap Parkir, Pengunjung Perpusda Bantul Mengeluh

DI.Yogyakarta1657 Dilihat

Bantul, medianasional.id – Perpustakaan Daerah (Perpusda) Kabupaten Bantul, yang merupakan sebuah tempat mencari ilmu di luar sekolah,telah berdiri megah namun sayang sejumlah fasilitas penunjang bagi pengunjung dinilai masih sangat minim dan perlu penambahan fadilitas, terutama pada area parkir pengunjung, yang sama sekali belum ada atap, sebagai pelindung dari terik sinar matahari dan air ketika saat turun hujan.

Pantauan awak media saat berkunjung ke lokasi pada Kamis 23/4/2026,
Menyaksikan langsung puluhan sepeda motor berjejer rapi dan di biarkan terpanggang oleh panasnya terik sinar matahari,

Salah satu pengunjung Kanjun kepada awak media menyampaikan keluhannya, komplek dan fasilitas gedung yang sudah bagus ruang baca juga sudah nyaman namusayang fasilitas parkiran pengunjung belum ada,

“Kami mencari ilmu di luar jam sekolah ya di perpusda sini,
dan hampir setiap minggu saya kesini untuk mencari buku – buku yang menarik, dan rata rata saya kesini 1-1,5 jam setiap berkunjung” ungkapnya.

ia juga berharap semoga dinas terkait segera membuat atap parkir untuk kenyamanan pengunjung, selain itu untuk
kenyamanan di dalam gedung.
dinding kaca gedung dapat dilapisi dengan sunblast agar cahaya sinar matahari tidak menembus langsung ke ruang baca, sehingga suasana belajar menjadi sejuk dan lebih nyaman.

Menanggapi keluhan tersebut, awak media mencoba menemui Kepala Dinas Perpustakaan Kabupaten Bantul. Namun, yang bersangkutan belum dapat ditemui karena sedang banyaknya kegiatan Yang tak dapat di tinggalkan,
Namun awak media bisa bertemu dengan
Endri Astuti, S.IP. bertindak sebagai Kepala Bidang Perpustakaan di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Bantul,

Beliau membenarkan kondisi tersebut. Ia mengakui bahwa area parkir pengunjung memang dirasa kurang nyaman karena ketiadaan atap peneduh. Selain parkir, ia juga menyoroti area bermain anak yang kerap dikeluhkan panas saat siang hari.
“Benar kami akui memang banyak menerima keluhan dari pengunjung karena kurang nyaman (parkir dan area bermain) karena panas”. Ungkapnya.

“Untuk bisa lebih detail secara teknis pengembangannya, kami sarankan untuk berkomunikasi langsung dengan Ibu Kepala Dinas,”ujarnya.

Meski dirasa ada catatan pada beberpa fasilitas,namun Perpusda Bantul kini telah bertransformasi menjadi salah satu destinasi wisata edukasi favorit di Bantul. Hal tersebut menjadikan energi positif bagi pihak perpusda Bantul.

“Perpusda Bantul saat ini bisa dikatakan menjadi salah satu pulihan wisata edukasi buat anak-anak. Banyak pengunjung yang sengaja datang membawa puta putri mereka untuk mulai mengenalkan budaya literasi sejak dini,” imbuhnya.
(Wid).

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses