Bawang Merah Brebes Siap Jadi Unggulan Ekspor Nasional, Sudah Jangkau Pasar Arab Saudi

Brebes, Jawa Tengah663 Dilihat

Brebes, medianasional.id – Bawang merah dari Kabupaten Brebes tak hanya memenuhi kebutuhan dalam negeri, kini telah menjangkau pasar internasional hingga Arab Saudi dan memberikan keuntungan fantastis bagi para petaninya. Hal ini terungkap saat Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi (Titiek Soeharto) melakukan kunjungan kerja ke PT Sinergi Brebes Inovatif di Desa Sidamulya, Kecamatan Wanasari, Senin (23/2/2026).

Selama kunjungan, Titiek melihat langsung bagaimana bawang merah lokal diolah menjadi produk bernilai tambah seperti bawang goreng dan pasta bawang merah. Hasil panen yang melimpah bahkan telah diekspor ke beberapa negara tetangga yaitu Vietnam, Thailand, Malaysia, dan Singapura.

“Modalnya hanya Rp40 juta per hektare, tapi hasilnya bisa mencapai Rp350 juta. Artinya untungnya mencapai Rp310 juta per hektare – angka yang sangat mengesankan!” ujar Titiek dengan semangat.

Tak hanya itu, pasta bawang merah khas Brebes juga telah memasuki pasar Arab Saudi, digunakan untuk industri bumbu dan memenuhi kebutuhan konsumsi jemaah Indonesia yang ada di sana.

Menurutnya, harga bawang merah saat ini cukup stabil karena permintaan pasar yang terus meningkat. Jika terjadi surplus produksi, pasar ekspor siap menyerap seluruh kelebihan pasokan.

“Prospek bawang merah Indonesia sungguh menjanjikan. Pasarnya selalu ada baik di dalam maupun luar negeri, sehingga kita bisa menjadikan komoditas ini sebagai unggulan ekspor nasional,” tambahnya.

Titiek berharap model keberhasilan Brebes bisa ditiru daerah lain di Indonesia, sehingga nilai ekspor komoditas hortikultura nasional bisa terus meningkat.

Dalam pertemuan langsung dengan para petani, Komisi IV juga mendengar aspirasi mereka terkait kebutuhan mendesak seperti pembangunan cold storage, ketersediaan pupuk berkualitas, dan penyediaan bibit bawang merah unggul.

“Kami datang bukan hanya untuk melihat hasilnya, tapi juga untuk mengetahui apa yang masih dibutuhkan petani. Semua aspirasi ini akan menjadi perhatian kami untuk diperjuangkan,” tegasnya.

Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma beserta Wakil Bupati Wurja, jajaran Forkopimda, dan sejumlah kepala OPD Pemkab Brebes. Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah diharapkan semakin memperkuat posisi Brebes sebagai lumbung bawang merah nasional sekaligus mendorong Indonesia menjadi pemain utama ekspor bawang merah olahan di kawasan regional”, Pungkasnya. (Andi)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses