Lampung selatan, medianasional..id – Pada Pukul 22.30 WIB telah terjadi fenomena air laut meninggi sampai memasuki perumahan warga di wilayah Panjang, Teluk Betung dan Kalianda Lamsel. Hal ini menyebabkan warga panik dan sebagian mengungsi ke daerah yang lebih tinggi. Beberapa warga di Teluk dan panjang mengungsi ke Kantor Gubernur Provinsi Lampung. Untuk wilayah Kalianda mengungsi ke wilayah daratan yang cukup jauh dari perairan Kalianda.
Basarnas Lampung menerima laporan dari warga bahwa terdapat korban akibat bencana air rob tersebut. Pada pukul 23.00 WIB tim Basarnas Lampung berjumlah 9 personil diberangkatkan dari kantor menuju wilayah Teluk dan Panjang untuk mengamankan dan mengevakuasi warga yang sedang mengungsi. Dari Posko Nataru Bakau sebanyak 16 personil diberangkatkan menuju wilayah pantai Kalianda dimana wilayah tersebut terkena dampak paling parah akibat bencana ini.
Pukul 23.30 WIB laporan bahwa korban jiwa semakin bertambah akibat bencana tersebut, Basarnas Lampung mengirimkan 1 tim lagi menuju Kalianda dengan membawa peralatan pendukung lainnya seperti kantung mayat dan peralatan bantuan penerangan dikarenakan jaringan listrik yang terputus. Pada pukul 02.00 WIB wilayah pencarian dibagi menjadi 3 berdasarkan prioritas laporan yang masuk yaitu Desa Kunjir, Desa Way Muli dan Desa Cugung Kalianda Lamsel.
Pagi tadi, Minggu (23/12) sekitar pukul 03.00 tim berhasil mengevakuasi 3 orang korban meninggal dunia di Desa Kunjir. Sampai saat ini tim terus berusaha semaksimal mungkin untuk membantu evakuasi warga yang terkena dampak bencana Tsunami tsb. (amin padri)








