Antisipasi Penyebaran Covid-19, Petugas Gabungan di Wonosobo Patroli Penegakan Prokes

Wonosobo270 Dilihat

Wonosobo, medianasional.id – Untuk antisipasi Covid-19 di wilayah kabupaten Wonosobo. Petugas gabungan yang terdiri dari anggota Kodim 0707/Wonosobo, Polres, dan Satpol PP gencar melakukan Operasi Yustisi Penegakkan Disiplin Protokol Kesehatan (29/1). Petugas gabungan patroli melakukan patroli juga himbauan protokol kesehatan kepada pengguna jalan dan warga yang sedang beraktifitas di sekitar terminal Mendolo, Untuk selalu mematuhi 3 M, yaitu makai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun di air mengalir.

Kegiatan diawali dengan apel bersama di pendopo kabupaten di pimpin oleh Sunarso selaku Kabid Penegakan Perda kemudian meluncur ke TKP. Saat apel disampaikan bahwa kegiatan ini merupakan aplikasi dari surat Edaran Bupati No. 360/040/2021 tanggal 11 Januari 2021. Tentang Pelaksanaan Pemnberlakuan Pembatasan kegiatan Masyarakat (PPKM) dan Antisipasi Peningkatan Kasus Covid-19 di Wonosobo. Saat ini untuk wilayah Wonosobo yang sudah terpapar mencapai 4.706 orang.

“Ternyata masih banyak masyarakat yang tidak mematuhi prokes. Masih banyak warga yang beraktifitas tanpa memakai masker. Terbukti dalam patroli kali ini terjaring 60 orang dengan perincian 47 membayar denda sebesar 50.00/orang dan 13 orang kena sangsi sosial yaitu membersihkan sekitar terminal Mendolo” jelas Sunarso.

Pasi Ops Kapten Sarwiyono mengatakan “Patroli dimusim pandemi membawa dua misi, selain untuk antisipasi gangguan kamtibmas juga untuk antisipasi pelanggaran protokol kesehatan, terutama kegiatan yang menimbulkan kerumunan, karena dipandang rawan menjadi ajang penularan Covid-19,” ucapnya.

Kegiatan patroli imbauan protokol kesehatan tersebut tidak dilakukan diwilayah Wonosobo kota saja, namun juga dilakukan di 15 Kecamatan di seluruh Wonosobo, tentunya dengan menjalin sinergi bersama TNI, Polri dan Satpol PP setempat.

 

Reporter : Andika

Editor : Tyo

 

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses