Angka Kemiskinan di Mukomuko Menurun

Mukomuko362 Dilihat

 

Mukomuko, Medianasionl.id – Pemerintah berkomitmen untuk menekan angka kemiskinan yang ada di daerah Kabupaten Mukomuko. Sejumlah program diluncurkan, bukan hanya bantuan langsung tunai (BLT), namun program stimulan bedah rumah, program bantuan sarana dan prasarana untuk menunjang usaha, dan lainnya. Dalam upaya penurunan angka kemiskinan, pemerintah Kabupaten Mukomuko juga telah berhasil menekannya. Dari data yang ada, angka kemiskinan semula pada tahun 2021 pada angka 11,93 persen dan pada tahun 2022 diperkirakan turun menjadi 11,44 persen.

“Semoga ke depan tren penurunan angka kemiskinan ini tetap dapat kita jaga, dengan senantiasa membangun kemitraan dan kerjasama dengan berbagai pihak, dalam merumuskan dan menetapkan instrumen kebijakan yang tepat dan komprehensip,” kata Bupati Mukomuko, H. Sapuan, SE, MM, Ak, CA, CPA ketika dikonfirmasi Jumat (24/2/2023).

Masih diungkapkan Sapuan, pada sektor pembangunan kemanusiaan yang ditunjukan oleh angka indeks pembangunan manusia (IPM), kabupaten Mukomuko pada tahun 2020 berada di angka 68,45 poin dan pada tahun 2021 berada di angka 68,64 poin. Selanjutnya pada tahun 2022 diperkirakan mencapai angka 69,12 poin. Angka ini menunjukan ada peningkatan kualitas hidup manusia di kabupaten Mukomuko, hal ini dapat dilihat dari akses penduduk pada hasil pembangunan dalam hal perolehan pendapatan, akses kesehatan, akses pendidikan dan sebagainya.

“Capaian ini adalah sebuah prestasi bagi pemerintah kabupaten Mukomuko. Dan prestasi ini harus dapat dipertahankan. Pemerintah daerah Mukomuko akan selalu mencari terobosan baru guna menekan jumlah angka kemiskinan yang saat ini masih diangka 11,44 persen,” ujarnya.

Sapuan juga mengingatkan kepada seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) untuk tidak lengah. Seluruh OPD harus berinovasi, untuk percepatan menurunkan angka kemiskinan, sebab seluruh OPD memiliki peran penting dan tanggungjawab dalam hal itu.

“Seluruhnya memiliki tanggungjawab untuk menurunkan angka kemiskinan. Mudah-mudahan saja dengan inovasi – inovasi yang dilakukan oleh seluruh OPD mampu mempercepat penurunan angka kemiskinan di daerah kita ini,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses