Batang, medianasional.id
Dengan Panca Setya yang dimiliki oleh Komunitas Juang diharapkan Para Kader Juang dapat mengamalkan dalam kehidupan sehari-hari, dengan tetap merawat spirit korps, berbakti kepada Partai untuk memperkuat otot otot Partai dengan menggelorakan semangat gotong royong dan kerja bersama, bergerak seirama, dalam satu tarikan nafas perjuangan.
Semangat ini yang selalu digelorakan, terbukti pada puncak peringatan HUT Komunitas Juang, kader – kader juang DPC PDI Perjuangan Kabupaten Batang sukses merayakan hari jadinya ke – 9 tahun.
HUT ke-9 Komunitas Juang jatuh pada 14 November 2022 lalu, Namun Komunitas Juang Kabupaten Batang baru menggelar acara peringatan dengan menyuguhkan pagelaran Wayang Golek semalem suntup oleh Ki dalang Wahyudin mengambil lakon ” Pangeran Sulangjono dan Bahu Banteng Pejuang Kabupaten Batang “, bertempat di Lapangan Ampera Bandar, Batang, Sabtu (10/12/2022) malam. 
Hadir dalam kegiatan itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Batang H Ahmad Ridwan, SE., MM beserta istri Ibu Riskiyah, S. Pd, Anggota Fraksi DPRD Batang, Fungsionaris DPC PDI Perjuangan, Mentor Juang (MJ) Agus, MJ Guntur, Calon – calon DPRD Batang dari masing – masing daerah pemilihan, Pengurus PAC se Kabupaten Batang, kader Komunitas Juang se Pekalongan Raya, para kades se Kecamatan Bandar dan Wonotunggal serta ratusan tamu undangan.
Ketua DPC PDI Perjuangan Batang sekaligus Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah H. Ahmad Ridwan, SE., MM memotong tumpeng dan diberikan kepada Mentor Juang Agus sebagai bentuk ungkapan Selamat Hari Jadi Komunitas Juang ke -9, dan penyerahan Wayang dari Nahkoda Banteng Alas Roban kepada Ki Dalang Wahyudin.
H. Ahmad Ridwan, SE., MM mengatakan, dihari jadinya yang ke -9 tahun ini kami selaku Ketua DPC PDI Perjuangan Batang kami mensuport dan memberikan spirit kepada para Kader Juang Batang untuk menyelenggarakan pagelaran wayang golek dengan dalang Ki Wahyudin.
” Ini merupakan bentuk nguri uri budaya dari pada kesenian wayang golek yang ada di Kabupaten Batang, apalagi dalangnya juga warga lokal yakni warga Desa Wates, Kecamatan Wonotunggal,” beber Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah dari daerah pemilihan Jateng XIII meliputi : Kab. Batang, Kota /Kab. Pekalongan dan Kabupaten Pemalang. 
Lebih lanjut H. Ahmad Ridwan, SE., MM menjelaskan, bahwa PDI Perjuangan Kabupaten Batang hadir ditengah masyarakat Kecamatan Bandar dan sekitarnya dalam peringatan HUT Komunitas Juang ke -9, tidak hanya itu saja. Kami hadir ditengah masyarakat kabupaten Batang ini dari pesisir hingga masyarakat lereng pegunungan yang ada di Kabupaten Batang, baik masyarakat nelayan, petani hingga masyarakat pedesaan, baik massa pandemi covid -19 hingga saat sekarang ini.
Sesuai perintah Ibu Ketua Umum Hj. Megawati bahwa Kader Partai harus turun ke grassroot untuk hadir menyapa warga dan mendengarkan secara langsung keluh kesah di arus bawah.
” Melihat antusias pengunjung yang datang sengaja ingin melihat pagelaran wayang golek ini, kami mengucapkan beribu ribu terimakasih kepada masyarakat yang hadir, tanpa kehadiran dan peran masyarakat lingkungan mustahil pagelaran ini bisa berjalan dengan lancar,” ungkap Ketua DPC PDI Perjuangan Batang. 
Masyarakat begitu antusias hingga kursi undangan 500 san lebih penuh dan diluaran warga menonton pagelaran wayang golek begitu menikmati sekali, ada yang duduk lesehan dan banyak pula yang berdiri di kanan kiri panggung wayang serta melihat dari kejauhan.
Sekali lagi kami ucapkan, Selamat HUT Komunitas Juang ke – 9 tahun, semoga kedepan bisa menerima estafet dari kader senior Partai, dan teruslah semangat berjuang tanpa pamrih untuk menguatkan kaki dan otot Partai, agar kedepan di Kabupaten Batang ini bisa menjadi lumbung suara PDI Perjuangan. 
Sementara itu, mentor juang (MJ) Agus menyampaikan ucapan terimakasih kepada Ketua DPC PDI Perjuangan H. Ahmad Ridwan, SE., MM yang telah mensuport anak – anak Kader Juang Batang hingga pagelaran wayang golek dalam rangka memeperingati HUT Komunitas Juang ke -9 ini bisa meriah berjalan lancar, nampak ribuan penonton pun menikmati suguhan wayang golek.
Ini sebagai bukti nyata bahwa PDI Perjuangan melalui Kader Juang bisa nguri uri kesenian wayang golek yang kebetulan dalangnya pun dari Desa Wates, Kecamatan Wonotunggal, artinya Kader Juang juga berhasil memperdayakan kearifan lokal, dan juga banyaknya pengunjung bisa berdampak pada umkm setempat yang jualan akibat adanya tontontan pagelaran ini.
Multi efek player dari HUT Komunitas Juang ke -9 ini bisa dirasakan dampaknya oleh masyarakat secara langsung, baik pekerja seni, karangtarura desa dengan jasa parkirnya hingga pelaku umkm yang menjajakan dagangannya, semua ikut merasakan.
Semoga kedepan Kader Juang Kabupaten Batang lebih maju dan berinovasi untuk kebesaran PDI Perjuangan.






