Ahmad Ridwan Bersama Kader Dan Badan Sayap PDI Perjuangan Peringati Hari Lahir Pancasila

Batang1370 Dilihat

BATANG,medianasional.id
Dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila 1 Juni, jajaran DPC PDI Perjuangan Kabupaten Batang menggelar kegiatan yang di hadiri Ketua DPC PDI Perjuangan H. Ahmad Ridwan,SE.,MM. fungsionaris partai dari tingkat DPC, KSB PAC di 15 kecamatan, perwakilan badan sayap partai dari Bamusi, Repdem dan komunitas juang. Kegitan berlangsung di kediaman Untung,SIP Dukuh Siwagu Desa Brokoh Kecamatan Wonotunggal Minggu, (1/6/2025).

Nampak hadir pula budayawan Batang yang juga seniman dalang kondang wayang golek Ki Dalang Wahyudin, tokoh Nahdliyin mantan ketua Ansor Jawa Tengah yakni H. Jabir Al Faruqi.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Batang H. Ahmad Ridwan,SE.,MM. mengatakan, bahwa Hari Lahir Pancasila ini ada sejarahnya. Sebuah titik awal ketika Bung Karno menggali ide-ide luhur dari berbagai elemen bangsa. Terutama dari dirinya sendiri, yang pada tanggal 1 Juni menyampaikan pidato monumental di hadapan sidang BPUPKI, sejarah itu kemudian ditetapkan sebagai Hari Lahir Pancasila.

Kegiatan ini menjadi bagian dari peringatan rangkaian Bulan Bung Karno yang berlangsung setiap bulan Juni.

” Hari lahir Pancasila engusung tema “Setialah kepada Sumbermu”, ucap nahkoda banteng alas roban.

Lebih lanjut, H. Ahmad Ridwan,SE.,MM menjelaskan tentang pentingnya menjaga semangat rakyat sebagai sumber kekuatan utama bangsa.
Kekuatan kita harus tetap bersumber kepada kekuatan rakyat, tetap apinya semangat rakyat.

Pancasila sebagai dasar negara semakin penting di tengah tantangan zaman yang kompleks. Nilai-nilai yang digali Bung Karno telah membuktikan kekuatannya dalam menjaga keutuhan bangsa, dari Sabang sampai Merauke, dari beragam suku, ras, hingga keyakinan.

“Alhamdulillah, dengan sekian banyaknya pulau-pulau yang tersebar, dengan sekian banyaknya keyakinan, golongan, dan ras, Indonesia tetap utuh dalam bingkai NKRI dan ideologi Pancasila,” beber Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Batang.

Sudah sewajarnya seluruh masyarakat Indonesia berterima kasih terhadap nilai-nilai luhur Pancasila yang digali Bung Karno. Apalagi bulan Juni menjadi momentum istimewa bagi PDI Perjuangan. 1 Juni sebagai Hari Lahir Pancasila, 6 Juni sebagai hari lahir Bung Karno, dan 21 Juni hari wafatnya Sang Proklamator.

H. Ahmad Ridwan, menuturkan bahwa rangkaian kegiatan selama Bulan Bung Karno pun dilaksanakan secara sederhana namun tidak mengurangi kehidmatan. Selain sarasehan kebangsaan, akan digelar bakti sosial bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha, pemotongan hewan kurban, hingga ziarah ke makam Bung Karno di Blitar, Jawa Timur.

Ia juga menitipkan pesan kepada seluruh pemangku kebijakan untuk senantiasa kembali kepada rakyat, dia juga menyinggung persoalan korupsi yang marak dan itu mengkhianati cita-cita kemerdekaan.

Negara ini berdaulat karena rakyat yang ingin berdaulat. Maka para tokoh, pengampu kebijakan harus paham, bahwa kembalinya semua harus kepada rakyat, jangan sampai terjadi korupsi besar-besaran. Harus paham bahwa rakyatlah yang harus kita makmurkan, bukan golongan tertentu apalagi pribadi-pribadi.

Lanjutnya, ia menegaskan bahwa semangat kebersamaan menjadi karakter perjuangan PDI Perjuangan di Batang. Partai ini tidak ingin bersikap elitis, namun selalu hadir di tengah-tengah masyarakat.

“Storinya pada kegiatan ini adalah kita bersama-sama dengan masyarakat. Dengan rakyat. Kita enggak elitis, tetapi bersama rakyat. Makanya kegiatan ini kita selenggarakan di masyarakat, di Wonotunggal yang kebetulan menjadi Sekretariat PAC, ” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses