Bantul, medianasional.id – Pada hari rabu pon 18 September usia Kalurahan Selopamioro genap 78 tahun, untuk memperingati hari jadi tersebut, Kalurahan Selopamioro Kapanewon Imogiri bersama dengan warga masyarakat menggelar rangkaian kegiatan untuk memeriahkan acara tersebut, meliputi Gejog Lesung, Jatilan, Selopamioro Bersholawat, Kirab Budaya dan Pagelaran Wayang Kulit.
Pada hari Rabu Pon 18 september di gelar Kirab Budaya yang di ikuti 28 peserta dari beberapa unsur yaitu 3 bregodo rakyat, 18 Bregodo Gunungan warga dusun, serta bergodo 7 Lembaga Pendidikan dengan jumlah peserta mencapai ribuan orang. Untuk kirab budaya tersebut mengambil start di pertigaan siluk dan finish di lapangan selopamioro dan di sambut dengan meriah oleh warga masyarakat.
Dari masing-masing peserta menunjukkan kreatifitasnya masing-masing yang unik dan menarik, sehingga acara kelihatan meriah. Selanjutnya setelah semua bergodo masuk lapangan di gelar upacara Hari jadi Kalurahan Selopamioro yang di pimpin langsung oleh lurah Selopamioro Drs Sugeng.
Dalam sambutanya lurah Selopamioro menyampaikan, “rangkaian hari jadi ini merupakan wujud syukur kepada yang Maha Kuasa atas nikmat yang diberikan kepada warga Selopamioro di mana sudah berusia 78 tahun, masyarakat diberi kesempatan dan kelancaran dalam mencari nafkah, sehingga terwujud masyarakat adem ayem guyub rukun serta hasil panen yang melimpah. Semoga dengan hari jadi yang 78 warga kami tetap guyub rukun dan diberikan kesehatan,” ucapnya.
Dijelaskan bahwa dulunya terbentuknya Kalurahan Selopamioro gabungan 3 kalurahan yaitu Kalurahan Kalidadap, Kalurahan Siluk, dan Kalurahan Lanteng, atas maklumat dari Sri Sultan Hamengkubuwono IX apabila kalurahan yang belum bisa mengurus rumah tangganya sendiri agar bergabung menjadi 1, untuk menindaklanjuti maklumat tersebut pamong pada masa itu langsung mengadakan rapat untuk menggabungkan 3 kalurahan tersebut menjadi 1 yaitu Kalurahan Selopamioro.
Lurah Sugeng menambahkan saat ini Kalurahan Selopamioro sudah berstatus Desa Budaya dan akan menuju ke Desa mandiri Budaya, sebagai jalan menuju kesana semua adat tradisi dan kesenian sering ditampilkan di setiap even karena Kalurahan Selopamioro banyak memiliki berbagai kesenian seperti jatilan ketoprak karawitan gejog lesung dan masih banyak lagi. “Semoga kedepan selopamioro segera naik peringkat menjadi Desa Mandiri Budaya,” tambahnya.
(W)






