40 Hektar Lahan Dikampung Laut Akan Ditanami Kedelai

Jawa Tengah274 Dilihat

Cilacap, redaksional.com – Desa Panikel dan Desa Ujung Gagak Kecamatan Kampung Laut tahun ini mendapatkan alokasi penanaman kedelai dari Kementerian Pertanian RI. Ada 20 hektar lahan yang disiapkan di masing-masing desa, yang akan segera ditanami komoditas tersebut usai panen. Hal ini disampaikan oleh Staf Ahli Tanaman Pangan Kementan, Saepul, saat meninjau lokasi tanam di kedua desa itu, Kamis 1/2/2018

“Kelompok tani yang sudah siap lahannya segera saja mengajukan proposal, berapapun benih yang dibutuhkan pasti kami realisasikan”, kata Saepul.

Dalam rombongan tersebut turut hadir Staf Tanaman Pangan Provinsi Jawa Tengah, Kasi Tanaman Pangan Dinas Pertanian Kabupaten Cilacap, PPL Pertanian, serta Babinsa Desa Ujung Gagak. Nantinya dua desa di Kecamatan Kampung Laut tersebut akan menjadi sasaran program Upaya Khusus (Upsus) oleh Kementerian Pertanian, khususnya kedelai.

Sementara itu Babinsa Ujung Gagak, Sertu Abdul Kholik yang menyertai rombongan berharap kelompok tani setempat segera merespon program ini dengan cepat. Sehingga target program Upsus, khususnya kedelai dapat tercapai dengan hasil yang memuaskan. Pihaknya mengimbau kelompok tani yang menjadi sasaran program untuk segera melakukan penanaman usai panen.

“Dua desa ini jadi sasaran program Upsus dari Kementan RI. Kami berharap kelompok tani merespon cepat rencana ini sehingga target Upsus, terutama kedelai tahun ini segera tercapai”, katanya.

Sementara itu tanaman kedelai yang ditanam oleh Kelompok Tani Ciputri pada lahan seluas 0,42 hektar di Desa Karangjengkol Kecamatan Kesugihan, menunjukkan hasil yang cukup menggembirakan. PPL Kecamatan Kesugihan, Nurochim mengungkapkan, pada panen kali ini tanaman kedelai varietas Anjasmara tersebut mampu menghasilkan 3,2 ton kedelai. Meski belum menujukkan peningkatan signifikan, capaian ini lebih baik dibanding tahun sebelumnya.

“Kebanyakan petani masih memanfaatkan tegalan untuk menanam kedelai. Namun kali ini lebih baik dibanding tahun lalu, dari luas sekitar 500 ubin hasilnya mencapai 3.280 kilogram”, Jelasnya.(Hendri/Humas)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses