13.938 Pendidik Keagamaan di Kendal Terima Dana Hibah 1 Juta Pertahun

Jawa, Jawa Tengah, Kendal123 Dilihat

KENDAL – medianasional.id- Sebanyak 13.938 orang pendidik keagamaan di Kabupaten Kendal menerima dana hibah dari Pemerintah Kabupaten Kendal sebesar Rp1.000.000 per orang per tahun. Sehingga total dana hibah yang diberikan sebesar Rp 13,938 miliar.

Dana hibah ini disalurkan kepada tenaga guru non formal di lima lembaga keagamaan di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah.

Lima lembaga keagamaan yang menerima bantuan hibah tersebut adalah Rabithah Ma’ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMI NU) Kabupaten Kendal, Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Non Formal Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Kendal, Yayasan Wakaf Rifa’iyah Perwakilan Kendal, Badan Gereja Kristen dan Gereja Katolik (BKGK2) Kabupaten Kendal, dan Dewan Musyawarah Daerah Majelis Luhur Kepercayaan Indonesia Kabupaten Kendal.

Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan Kabupaten Kendal, Ferinando RAD Bonay, menyampaikan bahwa bantuan hibah diberikan kepada lima lembaga keagamaan di Kabupaten Kendal. “Bantuan ini bertujuan untuk mendukung kegiatan pendidikan keagamaan di Kabupaten agar lebih berkualitas,” kata Feri di Pendopo Kabupaten Kendal, Jawa Tengah Rabu (3/9/25).

Sementara itu, Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari dalam sambutannya menegaskan bahwa bantuan hibah ini merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah terhadap peran penting para pendidik keagamaan.

Bupati juga berharap, melalui program ini, kerukunan antar umat beragama di Kabupaten Kendal dapat semakin terjaga sehingga pendidikan keagamaan dapat berjalan harmonis dan berkelanjutan.

“Pemerintah Kabupaten Kendal berkomitmen untuk terus memperhatikan dan memberikan dukungan kepada para pendidik keagamaan lintas agama dan kepercayaan. Mereka memiliki peran besar dalam membentuk karakter, moral, dan akhlak generasi bangsa. Semoga bantuan hibah ini dapat memotivasi para pendidik dalam mengabdi dengan penuh dedikasi,” jelas Bupati.(*)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses