
TUBABA, Medianasional.id
Kepalo Tiyuh/Desa Marcubuana Kecamatan Way Kenaga Kabupaten Tulangbawang Barat membantah isu yang meyudutkan pihaknya melakukan manipulasi data Penerima Bantuan (PKH) warganya bernama Sutijem warga RT-08, Suku -02
Dikatakan Sarno, Kepala Tiyuh Marcubuana bahwa dirinya menegaskan isu yang berkembang tentang warganya yang dikabarkan selama ini
tidak pernah tersentuh oleh bantuan tersebut adalah bohong (Hoax)
” Perlu diketahui, Sutijem (32) Tahun selama ini sudah mendapatkan perhatian dua Program Bantuan dari Pemerintah Kabupaten Tubaba berupa Program Mantra Serta bantuan Ayam Q yang mana telah dicairkan dan diterima oleh yang Bersangkutan dengan nominal Rp 500 Ribu,”Terangnya Saat Dihubungi melalui telpon Cellulernya, Selasa (16/6/2020).
Lebih lanjut dikatakan Sarno, Terkait Bantuan PKH sendiri, saat ini yang bersangkutan sutijem masih dalam tahapan Proses.Hal itu dikarenakan ada kesalahan tehnis dalam Pengimputan data NIK dan KTP dikarenakan yang bersangkutan sebelumnya baru pindah dari kabupaten waykanan.
“Sutijem baru jadi warga Tiyuh marcubuana mas, Bahkan yang bersangkutan baru Punya KTP Kabupaten Tubaba sejak tahun 2019 lalu.Sedangkan menyikapi kesalahan tehnis NIK dan KTP tersebut, Saat ini pihak Pemerintah Tiyuh sudah berkordinasikan kepada pendamping PKH kabupaten Tubaba,” Jelasnya.
Sedangkan untuk Penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang dianggarkan melaui Anggaran Dana-Desa (DD) dan Bantuan sosial lainnya Terkait penanganan masyarakat yang terdampak covid-19 pemerintah Tiyuh marcubuana berpedoman mematuhi Aturan Pemerintah bahwa dalam penyaluran Bantuan Tidak diperbolehkan tumpang Tindih.
“Semua penyaluran Bantuan sosial terkait penaganan masyarakat yang terdampak covid-19 , baik bantuan sosial beras , PKH, mantra, BLT, BST, BPNT, yang sudah disalurkan kepada masyarakat penerima sudah sesuai dengan pesedur berdasarkan hasil penjaringan Tim relawan Gugus Tugas penaganan Covid-19 tiyuh marcubuana yang melibatkan seluruh RT, Pihak Puskesmas, Bhabinkantikmas , Babinsa, Tiyuh marcubuana, dan mendapatkan persetujuan dari (BPT) Badan permusawarata Tiyuh marcubuana,” Tegas Sarno.
Diceritakan Sarno, Melalui DD Tahap pertama Tahun 2020 Tiyuh marcubuana sudah merealisasika Bantuan langsung Tunai (BLT) kepada 67 kepala keluarga (KK) sebesar Rp 600 ribu, Sedangkan untuk Tahap ke dua akan segera kita realisaikan dalam waktu dekat ini.
” Untuk Bantuan program, PKH, 105, Kk,mantra, 127,Kk, BLT, 67, KK, BST, 248, KK, bantuan BPNT, 138,KK,semua Bantuan tersebut sudah disalurkan dan sudah di terima oleh masing-masing masyarakat penerimah tiyuh marcubuana,” Bebernya.
Laporan : Dian






