Wahyudi yang Menderita Kelumpuhan Ingin Sekolah, Butuh Perhatian Pemerintah

Lampung Selatan249 Dilihat

Lampung Selatan, Medianasional.id – Wahyudi (21) yang tinggal di desa Munjuk Kecamatan Kalianda Lampung Selatan yang mengalami kelumpuhan sejak kecil butuh perhatian ekstra dari pemerintah, karena berasal dari keluarga tidak mampu.

Saat wartawan Media Nasional menyambangi kediaman pasangan suami istri Mualim memiliki putra yang bernama Wahyudi (21) mengalami kelumpuhan tangan dan kaki atau tubuh mati sebelah tidak bisa digerakkan dari umur dua tahun setengah. Wahyudi hanya berdiam diri di rumahnya dan hanya bermain seadanya tidak seperti anak-anak seusianya untuk menggapai cita dan mimpinya seperti anak-anak pada umumnya.

“Karena terkendala ekonomi, kita nggak bisa fokus ke anak. Untuk biaya hidupnya Wahyudi kita kerja upahan serabutan kadang tidak cukup untuk biaya hidup kita sekeluarga,” kata Mualim

Ia pun menceritakan awal mula Wahyudi mengalami kelumpuhan waktu kecil.

“Dimasa kecilnya pernah dirawat satu bulan di rumah sakit Kalianda waktu umur dua tahun setengah, dulu dimasa kecilnya pernah bisa jalan umur dua tahun hidup normal seperti anak pada umumnya. Awalnya panas tinggi akhirnya step, tubuh sebelahnya nggak bisa digerakan sampai sekarang umur 21 tahun lumpuh nggak bisa jalan,” ungkap Mualim.

Lanjut Mualim, “dulu pernah mau kita sekolahkan di Sekolah Luar Biasa (SLB) yang berada di kecamatan Sido Mulyo tapi kita terkendala biaya dan juga harus mengantarnya karena kita kerja untuk memenuhi kebutuhan keluarga,” imbuhnya.

“Harapan kita kepada pemerintah bisa membantu kepada anak-anak yang membutuhkan pendidikan khusus dari pemerintah seperti anak kami agar mendapatkan pendidikan yang layak, dan bukan hanya anak saya saja tapi semua anak yang memiliki kebutuhan khusus,” pungkasnya. (Amin Padri)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses