CILEGON, medianasional.id – Memasuki H-4 Lebaran 2026, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mencatat adanya dinamika pergerakan penumpang dan kendaraan di lintasan penyeberangan utama Merak-Bakauheni. Data Posko pada periode 17 Maret 2026 menunjukkan tren penurunan volume di Pelabuhan Merak, sementara arus dari Pelabuhan Bakauheni justru mengalami kenaikan signifikan.
.
Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mengungkapkan bahwa total penumpang yang menyeberang dari Jawa menuju Sumatera pada H-4 tercatat sebanyak 104.321 orang. Angka ini mengalami penurunan sebesar 7% jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu yang mencapai 112.115 orang.
.
Penurunan ini juga terlihat pada sektor kendaraan. Total kendaraan yang bertolak dari Merak, Ciwandan, dan BBJ Bojonegara mencapai 25.769 unit, atau menyusut 7,4% dari tahun lalu. Secara rinci, kendaraan roda dua turun 7% (9.816 unit) dan kendaraan roda empat turun 8% (13.385 unit). Meski demikian, secara akumulatif sejak H-10 hingga H-4, total penumpang dari Jawa masih mencatatkan kenaikan tipis 0,5% dengan total 467.928 orang.
.
Kondisi berbeda terlihat pada arus balik atau penyeberangan dari Sumatera menuju Jawa. Melalui Pelabuhan Bakauheni, Wika Beton, dan BBJ Muara Pilu, jumlah penumpang pada H-4 justru melonjak 11,4% menjadi 52.707 orang.
.
Peningkatan di Bakauheni juga didorong oleh pergerakan kendaraan yang mencapai 9.565 unit, naik 13,3% dibanding tahun lalu. Lonjakan paling mencolok terjadi pada sektor kendaraan roda dua sebesar 19,5% dan truk logistik yang naik signifikan hingga 23,6%.
.
Secara total akumulatif (H-10 hingga H-4), arus dari Sumatera ke Jawa menunjukkan tren positif dengan pertumbuhan jumlah penumpang sebesar 0,6% (280.331 orang) dan kenaikan volume kendaraan sebesar 8,3% (60.259 unit). ASDP terus memastikan operasional 127 hingga 131 trip kapal per hari guna menjaga kelancaran arus mudik di kedua lintasan utama tersebut.






