Untuk New Normal Kades Langgula Ajak Warga Patuhi Protokoler Kesehatan

Gorontalo203 Dilihat

 

Gorontalo, Medianasional.id – Pemerintah Desa Langgula Kecamatan Batudaa Pantai Kabupaten Gorontalo kembali aktif melakukan kegiatan paska Covid 19 dalam menghadapi New Normal yang sudah menjadi agenda Nasional.

Hal ini disampaikan oleh Kades Langgula Fadli R. Otoluwa, S. Pi diruang kerjanya (16/06/20) program yang kami lakukan atas virus covid 19 yang melanda Gorontalo khususnya Desa Langgula seperti penyemprotan disinfektan dan pembagian bantuan.

“Ada beberapa program yang kami akan lanjutkan, yang tertunda akibat covid 19 seperti kegiatan fisik dan pemberdayaan masyarakat namun hal ini kami masih menunggu petunjuk dari dinas terkait dalam hal pelaksanaannya,” cetus Fadli.

Sebab dengan penangganan covid 19 anggaran kami sempat di pangkas dan digeser guna untuk mengatasi covid 19 seperti penyemprotan disinfektan dan pembagian BLT kepada masyarakat yang berhak untk mendapatkan.

“Dan informasih kami dapat bahwa pembagian BLT yang tahap 1 selama 3 bulan akan dilanjutkan dengan tahap 2 selam 3 bulan kedepan kurang menunggu edaran dari Kementrian Desa,” pungkasnya.

Sejak pelaksanaan new normal Desa Langgula yang tadi bekerja dirumah selama pandemi covid 19, aktivitas kantor Desa Langgula sudah satu pekan kembali dibuka untuk pelayanan kepada masyarakat.

“Kemarin kita sudah melakukan kerja bersih bersih, penanaman jagung dan tumbuhan obat-obatan dengan mengunakan pekarangan kantor dan hasil untuk masyarakat Desa Langgula,” begitu penyampain Kades.

Dalam menangani covid 19 kemarin pemerintah Desa Langgula mempunyai Gugus Tugas dan Posko disitu kami memberikan ekukasi dan informasi kepada masyarakat tentang protokoler kesehatan tetap mengunakan masker meskipun sudah masuk pada era new normal.

“Untuk tempat ibadah kami juga sudah membuka untuk umum tetapi mempersyaratkan protokoler kesehatan seperti membatasi jarak antara jemaah,” ungkap Kades.

Dan Alhamdullillah di Desa Langgula belum ada warga kami yang terpapar virus covid 19 ini berkat karja sama kami masyarakat yang selalu meperhatikan anjuran pemerintah yakni cuci tangan, banyak diam dirumah dan memakai masker.

“Dana untuk pencegahan covid 19 hasil dari pengeseran anggaran kurang lebih jumlahnya Rp. 225.600.000 yang terdiri dari biaya pencegahan dan BLT kepada 91 warga yang kurang mampu Rp. 600.000 perwarga perbulan selama 3 bulan,” jelasnya.

Isu isu yang beredar tentang penerima bantuan ganda kami sudah melakukan pendataan dan perbaikan kembali agar bantuan ini tepat sasaran, warga kami yang menerima bantuan PKH 54 warga, BPNT 41 warga, BST 15 warga, BLT 91 warga.

“Harapan kami selaku pemerintah desa bagi warga yang mendapatkan bantuan agar mengunakannya untuk kebutuhan hidup jangan digunakan hanya untuk berpoyah poyah seperti untuk membeli minuman keras (miras),” tutup Kades Fadli.

Reporter : Rahim

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses