
TUBABA, Medianasional.id
Pemerintah Kabupaten Tulangbawang Barat Melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) Bekerja sama Dengan Dinas Perhubungan (Dishup) dan Dinas Koperasi Usaha mikro kecil, Menengah Perindustrian (Koperindag)
setempat Pastikan Lokasi Pasar yang ada dikelurahan Mulyo asri, Kecamatan Tulangbawang Tengah steril.
Dikatakan Rudi Riansyah, Kasat Pol PP kabupaten Tubaba.Bahwasannya hingga dengan hari ini, Senin (4/10/2021) lokasi pasar yang terlihat kumuh dan macet akibat pedagang musiman kini mulai terlihat rapi dan bersih.
“Ya, Berdasarkan imformasi dari bawahan yang kita tugaskan di lokasi.Kini para jukir yang membangun tenda sudah dibongkar, Sedangkan Para pedagang musiman yang Berdagang dibahu jalan menggunakan mobil pribadi sudah mulai berkurang,” Ucap Rudi saat dihubungi melalui telpon cellulernya, Senin (4/10/2021) Sekitar pukul 20.00Wib.
Lebih lanjut diceritakan Rudi, Bahwasannya himbauan kepada pedagang dan jukir yang kami lakukan bersama Diskoperindag dibantu Sat pol PP dan Polsek TBT beberapa hari yang lalu bukanlah Tampa alasan, Melainkan untuk menertipkan pasar dari kesan kumuh sekaligus mengembalikan lokasi sebagai mana mestinya.
Kalau terkait pedagang diluar pasar, Setahu saya diarahkan oleh Diskoperindag untuk berdagang dilokasi yang telah disediakan (Dalam Pasar), Sedangkan pedagang dibahu jalan mengunakan mobil pribadi diarahkan untuk memarkirkan kendaraannya kemudian berdagang didalam pasar agar tidak mengganggu lalu lintas dan untuk jukir sendiri yang membangun tenda, Kita perintahkan bongkar masing-masing.Mengingat bangunan tersebut milik mereka”Sempat kita kasih waktu untuk pembongkaran, jika memang mereka masih bandel ya kita bongkar dan kita bawa tempat itu,”Tegasnya.
Sementara, Marwan kepala Dishub Kabupaten Tubaba juga menjelaskan Bahwasannya langkah memortal lokasi bahu jalan ataupun Trotoar ialah langkah untuk melarang para pedagang yang mengunakan kendaraan pribadi untuk tidak berdagang dilokasi yang bukan pada tempatnya.
“Portal kita pasang itu bukan Tampa sebab, Untuk diketahui selama ini pedagang yang ada diluar bahkan pedagang musiman (Pedagang mengunakan mobil pribadi) mengunakan bahu jalan dan trotoar sebagai lokasi berdagang,” Terang Marwan.
Kemudian, Lanjut Marwan, Untuk para jukir yang lokasi parkirnya mengunakan tenda sudah kita perintahkan untuk dibongkar ” Ternyata setelah kita pelajari, Ada juga jukir yang ngebandel.Dalam arti memperbolehkan pedagang Berdagang dilokasi parkir, Maka dari itu kita sudah tegaskan jika mereka masih saja berbuat serupa akan kita cabut SPT nya,” Tegas Marwan.
Sementara Khairul Amri, Kadis Koperindag mengatakan Bahwasannya himbauan bahkan sosialisasi kepada pedagang yang ada diluar pasar sudah kita lakukan tiga kali, Yang mana pada intinya bagi para pedagang yang Berdagang dibahu jalan atau trotoar untuk tidak berdagang dilokasi tersebut.Sebab lokasi tersebut bukanlah lokasi untuk berdagang
“Kami minta pedagang Berdagang dilokasi yang telah disediakan, Jangan malah dagang dibahu jalan atau trotoar sehingga menyebabkan macet,” Singkatnya beberapa waktu lalu.
Berdasarkan imformasi yang berhasil dihimpun, Nampak para pedagang mulai kembali kedalam pasar, Sedangkan para lokasi jukir sudah tidak ada tenda yang berdiri.Nampun nampak pula masih ada beberapa pedagang yang kucing-kucingan menjajakan dagangannya mengunakan kendaraan pribadi dibahu jalan dan trotoar walau keadaan sudah diportal mengunakan pembatas jalan oleh pihak dishub.
Laporan: Dra/Am






