MERANGIN, medianasional.id – Aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) di wilayah Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi, kembali menelan korban jiwa. Tiga pekerja dilaporkan tewas tertimbun longsor di lokasi tambang emas ilegal yang beroperasi di aliran Sungai Tembesi, Desa Dusun Baru Sakai, Kecamatan Tiang Pumpung, pada Senin (7/9/2026) sekitar pukul 02.00 WIB.
Informasi dari warga setempat menyebutkan, salah satu korban berinisial L warga Dusun Baru Sakai. Dua korban lainnya diketahui kakak beradik, salah satunya Y, ibu dari G, anggota TNI di Merangin.
Dugaan keterlibatan oknum TNI kembali mencuat berinisial D disebut-sebut terlibat dalam aktivitas tambang ilegal tersebut.
Kepala Desa Dusun Baru Sakai membenarkan adanya kegiatan penambangan di wilayahnya. Ia mengaku kecewa karena tidak pernah diberi tahu atau dilibatkan dalam aktivitas tersebut. “Alat berat jenis excavator yang digunakan di lokasi tambang diduga milik oknum TNI berinisial D,” ujarnya dengan nada kesal, meski belum mengetahui merek alat berat itu.
Sementara itu, informasi dari warga sekitar menyebutkan bahwa kasus ini telah ditangani pihak kepolisian dan kini dalam proses di Mapolsek Muara Siau. Upaya konfirmasi kepada Kapolsek Muara Siau melalui pesan singkat WhatsApp belum mendapat tanggapan hingga berita ini diturunkan.
Bagikan ini:
- Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
- Bagikan ke Linkedln(Membuka di jendela yang baru) LinkedIn
- Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
- Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
- Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
- Cetak(Membuka di jendela yang baru) Cetak






