Taj Yasin Maimoen, Buka Pesantren Ramah Anak

Semarang187 Dilihat

Semarang, medianasional.id
Ditengah Pandemi Covid 19 di wilayah Provinsi Jawa Tengah, Wakil Gubernur Jawa Tengah H. Taj Yasin Maimoen dalam kesempatan tersebut membuka sosialisasi pesantren ramah anak. melalui zoom meeting di kantor Gubernur Jawa Tengah.

Dalam kesempatan tersebut Taj Yasin Maimoen menuturkan, “Kita ingin menjalankan apa yang diperintahkan Rasulullah, “Berkatalah apapun yang baik, walaupun itu pahit”. Walaupun itu dianggap menurut kita tidak baik untuk pondok pesantren kita, akan tetapi keterbukaan ini yang saat ini kita butuhkan Selasa, (14/7/2020).

“Dalam situasi seperti sekarang ini, Guna memudahkan koordinasi dalam penanganan covid 19 pihaknya meminta setiap pondok pesantren membentuk satgas jogo santri,” Tuturnya.

Tugas daripada Satgas Jogo Santri yakni mengontrol kesehatan para santri secara regular. Apabila ada santri yang suhu tubuhnya di atas ambang batas normal, dengan gejala demam tinggi bisa berkoordinasi dengan Puskesmas ataupun RSUD wilayah terdekat.

“Ketika sudah dibentuk, tolong SK pembentukan jogo santri dikoordinasikan dengan kepala desa, ketua RT dan Ketua RW, sehingga lebih mudah berkoordinasi apabila ada kejadian yang menimpa di pondok pesantren,” ungkapnya.

Pola hidup sehat, sesuai dengan protokol kesehatan harus diterapkan. Taati himbauan dan anjuran pemerintah, baik pemerintah pusat maupun daerah. Para santri yang kembali ke pondok pesantren, wajib membawa surat keterangan sehat dan sudah menjalani proses karantina mandiri selama 14 hari di tempat asalnya.

Indra Gunawan selaku Deputi Bidang Partipasi Masyarakat Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak menuturkan, para santri, khususnya yang masih anak-anak dan tinggal di asrama, harus terlindungi dari berbagai hal yang membahayakan. Termasuk, dari bahaya virus covid 19.

“Semua kegiatan di pondok pesantren, harus mengikuti anjuran dan himbauan pemerintah agar para santri bisa terhindar dari penyebaran virus Corona, Paling tidak bisa mengantisipasi dan juga melakukan pencegahan, ” Pungkas Indra Guawan *# Puji_L

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses