Kampar – SPBU yang bernomor 14.284.68 yang berada di Jalan Raya Kuok – Bangkinang, tepatnya di desa Ganting kecamatan Salo kabupaten Kampar, atau lebih dikenal dengan galon di desa Ganting sekitar 5 kilometer menuju pusat Kota Bangkinang, di sinilah tempat yang paling empuk mengisi BBM premium maupun solar ke jerigen jumlah kecil maupun jumlah besar. Seakan-akan SPBU ini tidak punya mekanisme dari pertamina.
Praktek nakal yang meresahkan masyarakat itu hampir menjadi pemandangan mata pengunjung SPBU setiap harinya. Tak tanggung-tanggung, kenakalan SPBU ini pada malam hari nampak saat mengisi jerigen tersebut.
Tanpa ambil pusing dengan banyaknya kendaraan yang antri, seorang petugas SPBU tetap melayani pembelian premium atau pun bensin dengan jerigen. Jumlah jerigen yang di isi tidak tanggung-tanggung, berjumlah puluhan jerigen berukuran 35 liter. Bahkan Rabin manager SPBU beserta anggotanya tersebut mengatakan kepada wartawan di ruang kerjanya Rabu pagi (16/08/2017), “kenapa kamu kesini lagi, apa kamu datang minta jatah bulanan itu ya,” dengan sinisnya.
Saat wartawan Medinas konfirmasi dengan salah seorang masyarakat desa Ganting berinisial AF menyampaikan puluhan jerigen itu dimuat di atas mobil pick up berwarna hitam dengan nomor polisi tidak di sebutkan. “Ini kan udah keterlaluan, ternyata praktek seperti ini sudah berlangsung lama dan hampir setiap hari terjadi,” kata AF.
“SPBU ini baru beberapa tahun beroperasi tapi terbukti melakukan tindakan penyalahgunaan BBM bersubsidi, maka harus dikenakan sanksi hingga pencabutan izin usaha,” pintanya. (Robinson)







