
MUKOMUKO, medianasional.id – Miris terdengar permasalahan yang menimpa salah seorang siswa SMAN 01 kabupaten Mukomuko, bernama Erwin Alfari Agus Setiawan. Lantaran dia belum membayar uang sejumlah Rp 250.000, untuk keperluan perpisahan sekolah. Maka tak pelak iapun mendapat ancaman jika tidak mrmbaya uang tesebut, tak akan biss menerima Surat Keterangan Hasil Ujian Nasional (SKHUN)-nya, (Surat bukti kelulusan tersebut, akan ditahan oleh pihak sekolah. red)
Perihal tersebut diungkapkan Lukman Hakim, yang merupakan wali murid dari Erwin Alfari Agus Setiawan. Dikatakan Lukman, dirinya sangat menyayangkan hal yang dialami buah hatinya tersebut. Masa gara-gara masalah sekecil itu pihak sekolah tidak tendeng asih. Menurutnya hal itu tidak wajar dilakukan pihak sekolah. Karena kalau SKHUN putranya itu tidak diberikan, otomatis masadepan anaknya itu terganggu.
“Beberapa hari yang lalu anak saya mengadukan permasalahan yang dialaminya itu kepada saya, mengenai SKHUN-nya ditahan pihak sekolah. Saya tanyakan persoalan itu kepada salah seorang guru di sekolah itu. Katanya kalau belum membayar uang perpisahan itu, maka hasil kelulusan tersebut belum bisa diserahkan” kesalnya.
Dihubungi via pesan singkat (SMS) kepala SMAN 01, Agus Mustofa menjelaskan, dia tidak tahu menahu terkait permasalah tersebut. Karena tulinya, yang membuat program perpisahan itu adalah pihak Organisasi Intra Sekolah (OSIS).
“Maaf pak, saya masih di Bengkulu (Di Kota Bengkulu Maksudnya, red). Kalau ada masalah besok ke sekolah saja. Saya sudah di sekolah. Saya kurang tahu masalah itu, kerena yang membuat program perpisahan adalah OSIS,” singkanya.(Aris)






