Siap Bersaing di Bursa Kerja Global, SMK Muhammadiyah 1 Paguyangan Gelar Pembelajaran Bahasa Jepang Gratis

Brebes, Jawa Tengah1506 Dilihat

Brebes, medianasional.id – SMK Muhammadiyah 1 Paguyangan berkomitmen mempersiapkan lulusan yang unggul dan siap bersaing di pasar kerja internasional, khususnya untuk peluang magang maupun bekerja di Jepang. Hal ini disampaikan Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah 1 Paguyangan, Muhammad Ardiyansah, S.Kom., dalam keterangannya kepada awak media, Kamis (6/8/2026).

Perkembangan dunia kerja era global membuka peluang luas bagi lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk mengembangkan karier di luar negeri. Jepang menjadi salah satu destinasi utama karena menawarkan sistem kerja profesional serta menjunjung tinggi kedisiplinan, tanggung jawab, ketelitian, dan etos kerja yang tinggi. Namun, penguasaan keahlian teknis saja belum cukup; lulusan wajib menguasai bahasa Jepang guna memenuhi syarat komunikasi dan seleksi perusahaan.

“Kondisi ini mendorong kami menghadirkan program pembelajaran bahasa Jepang sebagai bentuk komitmen sekolah membangun daya saing lulusan. Ini bukan sekadar ekstrakurikuler, melainkan persiapan matang menghadapi dunia kerja internasional,” tegas Ardiyansah.

Selama dua tahun terakhir, kelas bahasa Jepang dilaksanakan rutin satu kali setiap minggu, terbuka bagi siswa kelas X, XI, hingga XII yang berminat. Peserta dipilih melalui seleksi minat dan komitmen, tanpa memandang jurusan.

Salah satu keunggulan utama, seluruh kegiatan ini disediakan secara gratis tanpa biaya tambahan. “Ini bukti kami ingin memberikan kesempatan setara bagi semua siswa untuk mengembangkan potensi dan meraih masa depan lebih baik,” jelasnya.

Materi yang diberikan mencakup kosakata, tata bahasa, komunikasi dunia kerja, persiapan sertifikasi bahasa, serta simulasi wawancara kerja. Program ini juga menanamkan nilai karakter seperti disiplin, kerja sama, dan ketekunan selaras budaya kerja Jepang.

Hingga saat ini, tercatat sekitar 20 alumni sekolah tersebut telah berhasil bekerja di Jepang melalui jalur resmi. Ke depannya, pihak sekolah akan memperkuat kemitraan dengan lembaga pelatihan dan penempatan tenaga kerja guna memperluas akses kesempatan bagi lebih banyak siswa. (Andi)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses