Setahun Kepemimpinan Lucky Hakim-Syaefudin: Membedah Realisasi Visi Indramayu REANG

Indramayu15575 Dilihat
INDRAMAYU, medianasional.id – Tepat satu tahun sejak dilantik pada 20 Februari 2025, pasangan Bupati Lucky Hakim dan Wakil Bupati Syaefudin mulai memanen hasil dari 14 Program Percepatan yang diusungnya. Melalui visi Indramayu REANG (Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman, dan Gotong Royong), kepemimpinan periode pertama ini fokus pada solusi konkret atas persoalan mendasar masyarakat.
.
Fondasi Spiritual dan Sosial
Aspek religiusitas diperkuat melalui program Indramayu Mengaji yang mencakup pembinaan hafidz Quran hingga pembangunan Rumah Tahfidz. Tak hanya itu, program Indramayu Berzakat yang digulirkan di awal menjabat kini menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi dan bantuan pendidikan bagi keluarga kurang mampu secara transparan.
.
Terobosan Kesehatan dan Pendidikan
Di sektor kesehatan, Pemkab Indramayu melakukan langkah strategis dengan rencana pengaktifan eks gedung RS Reysa di Cikedung Lor menjadi RSUD. Kebijakan ini bertujuan memeratakan akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga di wilayah Indramayu Barat.
.
Sementara di bidang pendidikan, melalui Indramayu Belajar, pemerintah menghadirkan “Sekolah Rakyat” dan program “Sanggar Seni Masuk Sekolah”. Inisiatif ini dirancang untuk mencetak generasi yang unggul secara akademik namun tetap memegang teguh akar budaya lokal.
.
Stabilitas Pertanian dan Infrastruktur
Sebagai lumbung pangan nasional, stabilitas sektor agraria menjadi prioritas. Lucky Hakim menginisiasi 31 demplot pertanian sebagai pusat edukasi petani serta menerapkan metode pengendalian hama alami. Perlindungan bagi petani juga diperkuat melalui optimalisasi Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP).
.
Pada sektor infrastruktur, data DPUPR tahun 2025 mencatat progres signifikan. Perbaikan mencakup pemeliharaan rutin di 74 ruas jalan (270 km), rekonstruksi 32 ruas jalan kabupaten (28 km), serta rehabilitasi 349 titik jalan desa. Proyek jalan beton di ruas Situraja–Kiarapayung menjadi salah satu bukti nyata percepatan aksesibilitas ekonomi warga.
.
Digitalisasi Pelayanan Publik
Transformasi birokrasi ditunjukkan melalui peluncuran Super Apps Wong Reang dan kanal aduan Wong Reang Wadul. Tingkat respons pemerintah cukup tinggi; Diskominfo mencatat 93 persen dari 929 aduan warga berhasil diselesaikan dalam kurun 100 hari pertama. Selain itu, reformasi birokrasi dilakukan lewat percepatan perizinan usaha dan seleksi terbuka untuk posisi direksi BUMD guna menjamin profesionalisme.
.
Sentuhan Humanis dan Lingkungan
Kepedulian sosial ditunjukkan melalui program REANG EMAN NING SEMA, di mana ASN dilibatkan langsung dalam pendampingan lansia. Di sisi lingkungan, pembangunan sanitasi layak dan akses air bersih (SPAM) telah menjangkau belasan desa, ditambah pengerukan di 13 muara sungai untuk mengantisipasi banjir sekaligus mempermudah akses nelayan.
.
Memasuki tahun kedua, tantangan besar masih menanti, terutama terkait konsistensi pertumbuhan ekonomi dan pemerataan infrastruktur hingga pelosok desa. Meski demikian, fondasi pembangunan inklusif yang diletakkan dalam setahun terakhir menjadi modal optimisme untuk membawa Indramayu ke arah yang lebih maju.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses