Sejumlah Barang Elektronik Warga Negeri Olok Gading Rusak Akibat Naiknya Tegangan Listrik, Warga Akan Datangi PLN

Bandar Lampung599 Dilihat

Bandar Lampung, medianasional.id – Ratusan rumah warga di kelurahan Negeri Olok Gading, Kecamatan Telukbetung Selatan menuntut ganti rugi terhadap PLN setempat. Tuntutan ganti rugi itu perihal barang elektronik milik ratusan warga rusak parah akibat tegangan listrik naik usai perbaikan di gardu listrik.

Menurut Rusli warga RT 02 Negeri Olok Gading mengatakan, “sebelumnya ada perbaikan di gardu PLN pada hari Kamis (11/11) oleh petugas PLN. Sehingga pada dini harinya tegangan listrik naik, dan ratusan barang elektronik milik warga kelurahan Negeri Olok Gading pada rusak bahkan bohlam lampu di rumah warga yang ketika hidup, seketika meledak,” katanya, (14/11).

“Dua RT di sini sekitar ada 250 KK rata-rata terkena imbas dari tegangan listrik naik,” lanjutnya

Akibat kejadian itu, ratusan warga akan mendatangi kantor PLN di Telukbetung Selatan untuk meminta pertanggungan jawaban atas kesalahan yang di perbuatan.

“Kita hari ini sedang mendata warga-warga yang mengalami kerusakan barang elektronik, rencana akan kita datangi kantor PLN, seperti apa pertanggungjawaban mereka, ini jelas imbas dari perbaikan gardu sebelumnya, sehingga tegangan listrik naik, dan merusak barang elektronik warga,” ujarnya.

Apriandi selaku ketua lingkungan RT 02 LK 02 mengharapkan adanya pertanggung jawaban dari pihak PLN berupa ganti rugi terhadap barang elektronik warganya yang rusak akibat kejadian tersebut.

“Minta pertanggung jawaban PLN, warga sudah mendata saat ini,” katanya.

Ditempat yag sama ketika awak medianasional.id menghubungi pimpinan pihak PLN di Teluk Betung, via Whatsapp, menyampaikan, “besok rencana saya ke Lokasi pak, ingin bertemu ketua lingkungan,semoga besok ada titik temu dan solusi untuk kejadian ini dan ia bertanya kira – kira berapa Warga yang mengalami kerusakan,” ujarnya.(Andri)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses