MERANGIN, medianasional.id – Redaksi Medianasional.id menyatakan keberatan atas pernyataan Kapolsek Muara Siau, AKP Agung Heru Widianto, S.Sy., M.M., yang menuding pemberitaan mereka terkait aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) bersifat “asal-asalan dan ngawur.”
Persoalan ini mencuat setelah perwakilan LSM Sapu Rata Indonesia Jambi, Rama, melakukan konfirmasi via WhatsApp mengenai dugaan tiga warga tertimbun longsor di lokasi tambang emas ilegal di Desa Baru Sakai. Dalam responsnya, Kapolsek menyebut pemberitaan MediaNasional.id tidak benar.
“Pemberitaan MediaNasional.id asal-asalan dan ngawur itu, Bang,” tulisnya melalui pesan singkat. Ia menegaskan tidak ada insiden warga tertimbun longsor di sepanjang Sungai Tembesi.
Pernyataan tersebut dinilai menyudutkan kredibilitas jurnalistik MediaNasional.id. Pihak redaksi menegaskan setiap produk berita yang diterbitkan selalu berlandaskan fakta lapangan dan kode etik. Mereka juga telah berupaya menghubungi Kapolsek untuk meminta klarifikasi resmi, namun hingga berita ini diturunkan belum ada jawaban.
MediaNasional.id menekankan pentingnya prinsip cover both sides sebagaimana diatur dalam Pasal 5 UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers. Redaksi masih membuka ruang komunikasi agar Kapolsek dapat memberikan penjelasan lebih rinci terkait situasi keamanan dan aktivitas PETI di Desa Baru Sakai.
Sebelumnya, warga sekitar melaporkan tiga pekerja tewas tertimbun longsor di lokasi tambang emas ilegal di aliran Sungai Tembesi, Desa Dusun Baru Sakai, Kecamatan Tiang Pumpung, Senin (7/9/2026) dini hari. Informasi tersebut disebut sudah dalam penanganan pihak kepolisian dan kini ditangani Mapolsek Muara Siau.
Bagikan ini:
- Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
- Bagikan ke Linkedln(Membuka di jendela yang baru) LinkedIn
- Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
- Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
- Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
- Cetak(Membuka di jendela yang baru) Cetak






