Satpol PP NTB Rayakan HUT ke-76 dengan Aksi Sosial

medianasional.id, Mataram, NTB – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi NTB merayakan hari jadi ke-76 sekaligus HUT Satlinmas ke-64 dengan semangat transformasi. Kasat Pol PP NTB, Dra. Nunung Triningsih, M.M, menegaskan bahwa di usia yang semakin matang, personel Satpol PP dituntut untuk mengubah image lama yang dianggap menakutkan menjadi sahabat bagi masyarakat.

“Harapan kami di usia ke-76 ini, Satpol PP lebih bijaksana. Jika dulu dianggap musuh masyarakat, sekarang harus menjadi sahabat masyarakat. Kami mengedepankan tindakan yang humanis, inklusi, dan berperspektif gender (PUG),” ujar Dra. Nunung dalam acara tasyakuran di Mataram, Selasa (28/4).

Meski hari jadi jatuh pada 3 Maret, puncak peringatan baru dilaksanakan saat ini karena bertepatan dengan bulan Ramadan sebelumnya. Perayaan diawali dengan Rakor Kasat Pol PP se-NTB dan pelatihan peningkatan kapasitas terkait penegakan Perda yang humanis.

Tak hanya itu, Satpol PP NTB juga menggelar berbagai aksi sosial, di antaranya:
Bazar dan pasar murah untuk membantu ekonomi warga.
Donor darah dan cek kesehatan gratis.
Santunan bagi lansia di sekitar wilayah Gomong.
Pemberian penghargaan bagi personel Satpol PP berkinerja baik dan Satlinmas di Kelurahan Berdaya.

Dra. Nunung juga menyoroti peran strategis Satuan Pelindungan Masyarakat (Satlinmas) sebagai garda terdepan. Melalui program “Sambang Limas” (Selesaikan Masalah Bersama Anggota Limas), Satpol PP aktif turun ke desa-desa untuk berdiskusi dan memperkuat motivasi personel di tingkat akar rumput.

“Saat ini program ini sudah berjalan di 4 desa berdaya (Kota Bima, Kabupaten Bima, Sumbawa, dan KSB). Target kami tahun ini bisa menjangkau 10 desa. Linmas bukan hanya soal keamanan, tapi juga kita arahkan membantu posyandu hingga masalah kebersihan lingkungan,” tambahnya.

Menanggapi isu kenakalan remaja dan praktik-praktik menyimpang di kalangan anak muda, Dra. Nunung menjelaskan bahwa pihaknya terus berkolaborasi dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A). Patroli rutin dilakukan untuk mengawasi anak sekolah di luar jam pelajaran sambil memberikan edukasi.

Terkait pengamanan aksi unjuk rasa, Satpol PP NTB juga akan meningkatkan kapasitas personel agar memiliki SOP yang lebih adaptif dengan perubahan paradigma zaman, namun tetap menjaga loyalitas dan semangat kerja.

“Masyarakat merasa aman kalau melihat Pol PP berpatroli. Kemarin saat patroli jam 2 malam, pedagang justru meminta agar kami sering-sering turun. Inilah bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses