Rugikan Negara Rp 2,7 M, Kejaksaan Negeri Ciamis Tahan 4 Tersangka Pembangunan SMKN 1 Cijeunjing

Ciamis154 Dilihat

Ciamis, medianasional.id – Kejaksaan Negeri (Kejari) Ciamis Jawa Barat Raden Sudaryono, SH, MH dalam Konferensi Persnya secara resmi telah menetapkan empat orang sebagai tersangka dalam dugaan kasus korupsi proyek pembangunan SMK Negeri 1 Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.

Penetapan tersebut dilakukan pada Rabu (17/9/2025) setelah melalui penyelidikan mendalam yang mengungkap kerugian negara mencapai Rp2,7 miliar lebih.

Raden, menjelaskan bahwa keempat tersangka tersebut adalah EK (selaku Pejabat Pembuat Komitmen/PPK pada Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat), JP (selaku penyedia jasa atau kontraktor pelaksana), serta S dan IS (selaku konsultan pengawas proyek).

Keempatnya langsung ditahan setelah penetapan status tersangka dan dikenakan pasal-pasal tindak pidana korupsi.

“Hasil audit yang kami lakukan menyimpulkan bahwa negara mengalami kerugian sebesar Rp2,7 miliar akibat dari kegagalan proyek ini,” tegas Sudaryono.

Ia memaparkan bahwa akar masalahnya terletak pada kegagalan konstruksi yang fundamental.

Kontraktor pelaksana dinilai tidak memiliki kompetensi yang memadai, khususnya untuk membangun di lokasi yang berada di atas tebing dengan kondisi tanah yang labil.

“Ini bukan kegagalan perencana. Pembangunan sudah direncanakan di tanah yang labil, sehingga seharusnya instruksi dan pelaksanaannya disesuaikan dengan kondisi tersebut. Sayangnya, hal ini diabaikan,” jelas Sudaryono.

Proyek yang dibangun dengan anggaran mencapai Rp2,7 miliar dan seharusnya menjadi kebanggaan serta solusi pendidikan bagi anak-anak di daerah terpencil Kecamatan Cijeungjing dan sekitarnya itu, kini justru berubah menjadi simbol kesia-siaan.

“Alih-alih memajukan pendidikan, tiga gedung megah yang berdiri itu kini menyisakan kepiluan dan ancaman bahaya,” pungkasnya.

Posting Terkait

ADVERTISEMENT
Konten berikut adalah iklan platform MGID, medianasional.id tidak terkait dengan isi konten.

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses