Pesawaran, Medianasional.id – Pertemuan perwakilan honerer yang berlangsung di Kantor BKPSDM Pesawaran ini dihadiri oleh Awaludin selaku Kepala BKPSDM serta Budi selaku Sekretaris BKPSDM, beserta para jajarannya. Sementara dari pihak tenaga honorer, hadir perwakilan dari 11 kecamatan.
Setelah menggelar aksi damai pada Kamis (6/2/2025), tenaga honorer kategori R2 dan R3 kembali melakukan audiensi dengan BKPSDM Pesawaran pada Jumat (7/2/2025).
Muhammad Ruslan, Ketua Lapangan aksi tenaga honorer mengatakan bahwa pertemuan ini mendapat tanggapan baik dari BKPSDM. “Ya, BKPSDM merespons dengan baik tuntutan kami di pertemuan hari ini,” jelas Ruslan.
Dalam pertemuan ini, ada beberapa hal yang sangat penting bagi pihaknya, salah satunya terkait pengangkatan tenaga honorer R2 dan R3 menjadi ASN PPPK penuh waktu. Dia menyebut bahw dalam pertemuan dengan BKPSDM ada beberapa poin yang disampaikan.
Poin itu yaitu pengangkatan tenaga honorer R2 dan R3 tahap 1 menjadi ASN PPPK penuh waktu yang terdata dalam database BKN serta regulasi pengangkatan PPPK yang akan mempertimbangkan masa kerja dan usia tenaga honorer sebagai prioritas.
Pemerintah Kabupaten Pesawaran akan mengajukan optimalisasi penambahan formasi ke BKN sesuai jumlah tenaga honorer yang ada.
Berdasarkan rapat di BKPSDM, Honorer R2 dan R3 Pesawaran menunggu Hasil Aspirasi yang Dibawa ke Pusat Pemkab Pesawaran dimana mereka tidak akan membuka atau merekrut ASN baru (CPNS dan PPPK) sebelum pengangkatan honorer R2 dan R3 tahap 1 tuntas.
Selain itu, BKPSDM pun memastikan aspirasi Forum Tenaga Honorer R2 dan R3 akan diteruskan ke pemerintah pusat.
Bersama tenaga honorer lainnya, Ruslan akan terus mengawal poin yang telah disampaikan pada hari ini hingga benar-benar terealisasi.
“Ya, mudah-mudahan terelisasi sesuai dengan yang telah kami sampaikan,” imbuhnya.
Pihaknya berharap Pemkab Pesawaran benar-benar memperjuangkan nasib tenaga honorer hingga ke tingkat pusat. (P. LUKMAN HAKIM/RAHMAT HIDAYAT).






