Ramah Tamah Dengan DPRD Tubaba, Pj Bupati Akan Kunjungi 93 Tiyuh

TUBABA, Medianasional.id

Ramah Tamah Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) dengan Penjabat (PJ) Bupati, Ramah tamah tersebut dilaksanakan di Tiyuh/Desa Way Sido, Kecamatan Tulangbawang Udik (TBU), Senin (30/5/2022).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh PJ Bupati Zaidirina, Sekdakab Novriwan Jaya, Pimpinan dan seluruh anggota DPRD Tubaba beserta jajaran.

Dalam sambutannya Ketua DPRD Ponco Nugroho menjelaskan tujuan diadakannya Ramah tamah tersebut demi menjalin tali silaturahmi yang baik antara Anggota DPRD dengan PJ Bupati yang baru dilantik.

“Kami berharap silaturahmi dan komunikasi terus dan selalu terjalin antara PJ Bupati dengan DPRD agar terciptanya sinergitas dalam memajukan Kabupaten Tubaba yang sama-sama kita cintai”. Ujar Ponco Nugroho.

Dalam kesempatan tersebut PJ Bupati memperkenalkan diri kepada para anggota legislatif bahwa dirinya asli berasal dari tiyuh panaragan.

“Saya ada dan bertugas disini mungkin adalah takdir, karena padahal sebelumnya saya akan ditugaskan gubernur di kabupaten lain”, kata Zaidirina.

Beliau bersyukur dapat ditugaskan di Kabupaten Tubaba karena beliau tahu Bupati sebelumnya telah luar biasa membangun Tubaba.

“Luar biasa pembangunan yang telah dilakukan oleh Pak Umar Ahmad dan Pak Fauzi Hasan, tentu saya akan melanjutkan apa yang telah menjadi program pembangunan”, ucapnya.

Menanggapi permasalahan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K), PJ Bupati berupaya mencari jalan keluar bersama-sama sekda dan tentu dengan dukungan dan bantuan 30 anggota DPRD Tubaba.

“Saya juga memiliki beberapa program kerja yang tentunya membutuhkan dukungan kita semua, karena kebetulan saya adalah Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Transmigrasi Provinsi Lampung. Jadi pekerjaan saya wajib belusukan ke desa-desa, dan selama saya disini saya akan mengunjungi 93 Tiyuh di Tubaba,”Pinta PJ Bupati Tubaba.

Program yang akan saya galakkan, Lanjut PJ Bupati, ialah menjadikan Tubaba ini menjadi tiyuh-tiyuh digital (Smart Village). Saya berharap nantinya semua tiyuh-tiyuh terintegrasi dan online semua.

Dan kemudian, Program yang dibawa oleh provinsi adalah Program Kartu Petani Berjaya (E-KPB). Jadi bagaimana nanti para petani bisa mendapatkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan mudah tanpa jaminan dan bisa mendapatkan asuransi jika gagal panen, anak petani bisa mendapatkan beasiswa, kemudian ada beasiswa untuk lansia. Segera akan kita launching seluruh petani yang ada di tubaba ini menjadi anggota KPB karna manfaatnya yang cukup besar”. Sambungnya.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses