Puskesmas Jiko Mandioli Selatan Gelar Sosialisasi Pencegahan Covid-19

Sosialisasi berlangsung di lingkungan masyarakat

Labuha, medianasional.id – Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Jiko Kecamatan Mandioli Selatan, melaksanakan kegiatan penyemprotan Desunfektan pada tempat duduk pasien dan gang-gang pintu masuk keluar pasien, sekaligus mengsosialisasikan epada masyarakat di Desa Jiko Kecamatan Mandioli Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara.

Kepala Puskesmas Mandioli Selatan, Jahra talib Amd keb, menyampaikan kepada media ini bahwa saat ini telah melaksanakan kegiatan penyemprotan pada tempat-tempat duduk pasien dan gang-gang pintu masuk keluar pasien, demi mencegah penanganan Covid-19 (Corona Virus).

“Kegiatan sosialisasi mengunakan media, baik baliho/spanduk dan pengeras suara (megafon), sekaligus membagi Vitamin C untuk kekebalan daya tahan tubuh pada masyarakat dan membagikan masker, serta memberikan suspek ISPA kepada pasien,” Kata Jahra ketika dikonfirmasi lewat Vhia Watshap/Telphone seluler, Rabu (25/2/2020).

Lanjut dia, pihaknya juga melakukan pelayanan secara intensif dengan polah hidup bersih, misalnya terdapat tempat cuci tangan dengan sabun khusus pasien dan keluarga berkunjung ke Puskesmas.

Infromasi yang diterima media ini, Sejak awal ternyata pihak puskesmas sudah laksanakan penyuluhan dan sosialisasi di setiap lingkungan-lingkungan secara langsung kepada masyarakat dan saat jadwal Posyandu di Desa Jiko yang berada di Kecamatan Mandioli Selatan.

Ia juga menambahkan bahwa Puskesmas Jiko juga menyiapkan dua ruang pelayanan, yaitu pelayanan umum Kepada pasien rawat jalan dan pelayanan khusus kepada pasien yang megidap kista. Bahkan telah menata ruang pelayanan Puskesmas dengan menyediakan tempat cuci tangan dan sabun untuk pasien yang akan dilayani dengan posisi jarak pasien yang telah ditentukan untuk pencegahan Covid-19.

Untuk pelaksanaan sosialisasi Covid-19, Jahra menuturkan bahwa pihaknya juga sekaligus memberikan tab vit c, dan dengan adanya kegiatan ini sangat di respon masyarakat. Namun yang menjadi kendala, katanya adalah APD yang tidak memadai sehingga tidak bisa membagi-bagi masker buat masyarakat.

Dengan adanya kegiatan ini, ia berharap Harapan adanya sosialisasi seperti ini masyarakat dapat memahami penyakit virus Corona dan cara pencegahan untuk berprilaku hidup bersih dan sehat sehingga masyarakat tidak gampang terinfeksi.

“Sampai saat ini, khusus pasien maupun masyarakat belum positif Covid-19, namun terdapat gejala umum baik panas dan batuk-batuk dari pasien setempat, tetapi belum terindikasi Covid-19,”Pungkas Jahra. (As)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses