Puluhan Warga Terdampak Penutupan Pantai Sanglen Datangi Kantor Panitikismo

DI.Yogyakarta509 Dilihat

Yogyakarta, medianasional.id – Penutupan Pantai Sanglen Kalurahan Kemadang Kapanewon Tanjungsari Gunungkidul, berdampak pada ekonomi warga sekitar, karena merasa tidak mendapatkan keadilan, para warga sekitar pantai Sanglen yang tergabung dalam “Paguyuban Sanglen Berdaulat” mendatangi ke kantor Panitikismo, Kamis (21/11/2024).

Kedatangan mereka mengeluhkan nasibnya saat ini, serta ingin kejelasan langsung dari pihak Panitikismo, Kedatangan warga yang didampingi Walhi Yogyakarta disambut dengan baik, namun dalam audensi hanya enam orang perwakilan, dan yang lain menunggu di luar.

Riski Abiyoga selaku pendamping dari Walhi yang ikut audensi menjelaskan, “audensi di temui oleh Kanjeng Suryo, beliau menyampaikan kepada kita bahwasannya memang sudah ada kesepakatan dari pihak investor, kasultanan, dan Desa untuk pembuatan obyek wisata Obelik, dan saat ini perizinan baru dalam proses,” ucapnya.

Andra salah satu warga yang ikut audensi, menyampaikan bahwasanya sekitaran pantai Sanglen dulunya sebagai lahan pertanian, berkembangnya waktu oleh warga di jadikan salah satu obyek wisata dan juga sebagai wisata Camp, di saat perekonomian sudah mulai baik,kini malah di tutup mau di buat Obelik’.

“Kedatangan kami ingin memperjelas serta mengadukan nasib kami kedepan,” ujarnya.

“Saat di lakukan penutupan dan pengosongan warga juga mendapat intimidasi kalau nggak mau pergi akan di penjarakan,” ucap salah satu warga yang ikut hadir.

“Mbok Iyao kalau mau mbangun itu komunikasi dengan warga sekitar syukur syukur warga di libatkan dalam proses pembangunan maupun nanti dalam pengelolaan, sehingga ekonomi warga sekitar bisa terangkat, bukanya malah menghilangkan mata pencaharian warga yang sudah mulai membaik,” imbuhnya.

Saat wartawan mau wawancara dengan Panitikismo tidak di izinkan oleh penjaga dan di minta segera membubarkan diri, bahkan saat wawancara dengan warga juga di bubarkan untuk segera pindah lokasi.

Pantauan wartawan medianasional.id setelah melakukan audensi para warga segera menuju tempat parkir dan kembali naik bus untuk pulang.

 

(Widayat)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses