Program Sekolah Energi Berdikari Diharapkan Masuk Lingkungan Pondok Pesantren

Jawa Tengah, Kendal809 Dilihat

KENDAL – medianasional.id– Program CSR PT Pertamina Sekolah Energi Berdikari (SEB) diharapkan kedepannya tidak hanya di sekolah umum saja, namun juga masuk dan menjangkau lingkungan Pondok Pesantren (Ponpes).

Hal ini dikatakan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kendal, Aris Irwanto pada kegiatan program Sekolah Energi Berdikari (SEB) bersama Pertamina di SMK Harapan Mulya, Brangsong, Kendal, Jawa Tengah, Selasa (21/1/25).

“Kami berharap program ini tidak terbatas pada sekolah umum, namun bisa menjangkau pondok pondok pesantren,” kata Aris Irwanto.

Meski program Sekolah Energi Berdikari (SEB) memiliki kesamaan dengan program Adiwiyata, Aris menekankan program ini bisa dikolaborasikan untuk saling melengkapi dan menyempurnakan.

Pemkab Kendal melalui Dinas Lingkungan Hidup, juga siap membantu untuk menyukseskan program tersebut.

“Program ini memberikan warna baru bagi sekolah yang masuk Adiwiyata,” terangnya.

Perihal Green Warrior, Aris mengakui hal ini sangat baik, karena disitu para anak muda menjadi pionir terdepan dalam perubahan. Kendati begitu dia berharap, Green Warrior juga melibatkan elemen masyarakat untuk berkontribusi terhadap program ini.

Pjs. Manager CSR PT Pertamina (Persero), Reno Fri Daryanto menjelaskan, program Sekolah Energi Berdikari memberikan edukasi siswa tentang energi terbarukan yang ramah lingkungan. Sekaligus memberikan wawasan agar siswa menjadi agen perubahan energi terbarukan yang ramah lingkungan dan hemat energi.

“Selain itu kami juga ingin mengedukasi masyarakat mulai dari dunia pendidikan. Harapannya ketika sudah diedukasi, masa depan energi akan lebih cerah ditangan para penerus bangsa,” tutur Reno.

Pada kegiatan tersebut, Pertamina menyerahkan bantuan seperangkat Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) atau solar panel yang akan dipasang atap sekolah.

“Panel surya itu untuk mendukung aktivitas siswa,” terangnya.

Perihal usulan Dinas Lingkungan Hidup Kendal, agar program Sekolah Energi Berdikari (SEB) masuk lingkungan pondok pesantren, Reno secara diplomatis mengaku akan mengkaji usulan ini terlebih dahulu.

“Nanti kami kaji lagi, karena ini memang untuk sekolah yang punya program Adiwiyata,” ungkapnya.

Dikegiatan tersebut, juga dilaksanakan penanaman pohon dengan tujuan merangsang siswa agar lebih aktif lagi dalam kegiatan lingkungan.

Sementara itu Kepala SMK Harapan Mulya, Rikha Imaniarti menyambut program tersebut.

Ia mengatakan, sekolahnya dipilih karena memiliki program yang selaras dengan sekolah Adiwiyata yang juga memiliki rangkaian kegiatan mendukung terciptanya lingkungan hidup yang seimbang.(*)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses