Program PEN dari BPJN Malut Tidak ada Arti, Ini Tanggapan GPM Ternate 

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Pemuda Marhaenis (GPM) Kota Ternate Bung Juslan J. Hi Latif

Medianasional.id

Ternate – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Pemuda Marhaenis (GPM) Kota Ternate Bung Juslan J. Hi Latif Menyoroti Terkait dengan Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Oleh Presiden Joko Widodo Melalui Kementerian Pekerjaan Umum & Penataan Ruang Direktorat Jenderal Bina Marga Pada Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Wilayah Maluku Utara Tahun anggaran 2021.

Menurut Juslan, Program PEN ini dikucurkan bukan hanya bertujuan untuk membantu masyarakat yang terdampak Covid-19 untuk dilibatkan dalam proses pekerjaan di lapangan, agar mereka memperoleh pendapatan atas pekerjaan non tekhnologi (Non skill) dan menjaga kestabilan daya beli masyarakat di tengah wabah Covid ini,

Namun di samping itu, disampaikan bahwa Pihak Balai perlu men-sinkronisasi dengan agenda pemerintah daerah Kota Ternate saat ini, Kamis (7/10/2021).

Juslan juga menyesalkan, apabila pembangunan rehabilitasi dan revitalisasi serta pembersihan drainase/saluran dalam program PEN tersebut tidak ada pada di titik yang seharusnya untuk menjadi perhatian, diantaranya di kelurahan bastiong, kelurahan mangga dua, kelurahan kayu merah, kelurahan gamalama. Dimana  saluran/drainasenya sudah tidak layak, akibat tidak di perhatikan dengan baik maka drainase/saluran di beberapa titik tersebut tersumbat hingga memicu luapan air dan terjadi Banjir ketika Hujan,

Sementara, Pihak Balai PJN dengan Program PEN ini membangun saluran/drainase yang tersebar di beberapa kelurahan, seperti Takome dan beberapa kelurahan lain itu tidak ada urgensinya sama sekali dengan tujuan pembangunan drainase/saluran itu sendiri,

“Jadi menurut hemat kami, pihak balai tidak serius menjalankan program PEN ini, Yang di lihat hanya melibatkan warga tetapi tidak berbasis pada masalah yang tengah di hadapi oleh pemerintah daerah kota ternate,” tandas Juslan.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses