Pondok Pesantren Daarul Ma’rifat Abung Tinggi Gelar Pengajian Dalam Rangka Haflah Akhirussanah

Lampung Utara462 Dilihat

Lampung Utara, medianasional.id – Pondok pesantren (PP) Daarul Ma’rifat karena Derajat seseorang pemuda di ukur dari keyakinannya, dan siapapun yang tidak yakin, maka tidak akan bisa mengambil manfaat Suka Marga 27 Dzulqa’dah 1443 H/27 Juli 2022 M. Pondok Pesantren (PP) Daarul Ma’rifat Desa Suka Marga gelar acara Pengajian Akbar dalam Rangka Haflah Akhirussanah. Bagi sebagian besar santri atau peserta didik, Haflah Akhirussanah merupakan moment yang sangat berarti, bahkan ditunggu-tunggu. Tak terkecuali oleh para wali santri dan masyarakat umum. Ya, karena pada moment inilah, berbagai macam prestasi, kreasi serta unjuk gigi santri digelar. Haflah Akhirussanah seolah menjadi ajang pembuktian akan pembelajaran yang selama ini diajarkan oleh para guru atau asatidz.

Dalam acara ini, para santri tampil beragam kebolehannya. Mulai dari menghafal pelajaran (nadzom), menghafal Kitab-Kitab, praktek ibadah, menghafal qur’an, maupun unjuk kebolehan lainnya seperti, tari kreasi, seni hadroh maupun tarian islami. Terakhir dilanjut dengan pengajian umum mengundang mubaligh kondang atau pembicara dari luar daerah KH Ahmad Syukur, intinya guna memberikan siraman rohani dan menambah semangat serta keberkahan bagi para santri, asatidz, orang tua dan masyarakat pada umumnya.

Kegiatan Haflah Akhirussanah bertempat di lingkungan Yayasan Pendidikan Daarul Ma’rifat Suka Marga pada hari senin (27/6/2022). Dalam sambutannya ustadz Sueb menyampaikan dengan harapan bisa meningkatkan minat wali murid untuk menitip kan putra putri nya di Pondok Pesantren Daarul Ma’rifat Suka Marga serta ikut meyukseskan program Pemerintah Desa Suka Marga Acara Haflah ini memang di laksanakan satu tahun sekali sesuai dengan kaldik yang telah di tentukan oleh Yayasan sendiri .

Dengan diadakannya kegiatan pengajian dalam rangka Haflah Akhirussanah ini, semoga masyarakat semakin peduli pada pendidikan anak, khususnya pendidikan agama dengan memondokkan anaknya di pesantren dengan harapan menjadi generasi bangsa yang militan dalam pengetahuan, khususnya dalam pendidikan agama. Saat ini, banyak orang tua abai pada pendidikan agama. Padahal kita semua tahu, pendidikan agama alat menciptakan generasi yang berakhlaqul karimah, hal ini dapat menjadikan moral dan akhlaq remaja menurun.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses